Selasa 10 Agustus 2021, 14:08 WIB

Presiden Ingin Indonesia Jadi Produsen Teknologi

Mediaindonesia | Humaniora
Presiden Ingin Indonesia Jadi Produsen Teknologi

SETPRES/MUCHLIS JR
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo berharap Hari Kebangkitan Teknologi dimanfaatkan sebagai momentum untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen teknologi.

"Ini adalah momentum untuk mempercepat kedaulatan teknologi kita dan menjadikan kita sebagai produsen teknologi," kata Presiden, Selasa, pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-26 dengan tema "Integrasi Riset untuk Indonesia Inovatif: Digital, Green, Blue Economy".

"Ada ratusan ribu peneliti dan inovator yang kita miliki dan juga ribuan diaspora peneliti kelas dunia. Kekuatan ini lah yang harus dikonsolidasikan," katanya dalam siaran kanal YouTube Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Presiden meminta BRIN segera mengkonsolidasikan dan mengintegrasikan kekuatan riset dan inovasi nasional.

BRIN, ia melanjutkan, harus memburu inovasi dan teknologi yang dihasilkan oleh para inovator dan peneliti untuk diinkubasikan, diterapkan, dan diindustrikan.

"Kedua, BRIN harus berani memotori akuisisi teknologi maju yang belum kita miliki dan kemudian mengembangkannya. Mungkin saja teknologi yang kita butuhkan belum diproduksi dalam negeri, BRIN harus menyiapkan strategi akuisisi yang cepat dan akurat," katanya.

Baca juga: Menkominfo Lantik Usman Kansong Sebagai Dirjen IKP

"Saya yakin dengan pasar Indonesia yang besar dan juga kekayaan SDA yang berlimpah kita mempunyai leverage yang kuat untuk bernegosiasi. Cari cara-cara cerdas untuk melakukan akuisisi teknologi secara murah dan menjadikan kita sebagai produsen teknologi yang mandiri," ia menambahkan.

Presiden mengatakan bahwa BRIN harus menjadi pusat pengembangan teknologi Indonesia.

"BRIN harus mampu mengorkestrasi SDM, infrastruktur, program, dan anggaran agar menjadi kekuatan besar untuk menghasilkan karya nyata yang menyejahterakan rakyat," katanya.

Selain itu, ia mengatakan, BRIN harus segera menyinergikan peneliti-peneliti di lembaga-lembaga pemerintah dan swasta, perusahaan rintisan teknologi, dan yang lainnya.

"Walaupun kita sedang fokus untuk menangani pandemi COVID-19, utamanya varian delta, namun kita harus melakukan reformasi struktural untuk membangun kemajuan Indonesia ke depan," kata Presiden.

Presiden juga mengemukakan pentingnya peran teknologi dalam hilirisasi industri dalam negeri, upaya untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya dan peluang kerja melalui pengembangan industri hilir.

"Kuncinya adalah teknologi. Kita memiliki kesempatan besar dalam membangun industri mulai dari hulu sampai hilir, sebagai contoh, pertambangan nikel, kita punya tambang nikel, tapi tidak boleh berhenti di situ saja. Kita harus mengembangkan industri hilir seperti industri litium baterai sampai produksi mobil listrik," katanya.

Dukungan teknologi, menurut Presiden, juga dibutuhkan untuk meningkatkan kelas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di semua sektor.

"Kenaikan kelas UMKM di semua sektor, termasuk sektor pertanian, sangat membutuhkan teknologi yang relevan. Sekali lagi kuncinya adalah teknologi," katanya.(Ant/OL-4)

Baca Juga

MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE

USK Buka Pendaftaran Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan Dua

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Minggu 22 Mei 2022, 07:30 WIB
Untuk pendaftaran mahasiswa, dilakukan melalui laman program-pmm.id dari 13 Mei 2022 sampai dengan 28 Mei...
ANTARA/Ahmad Subaidi

Risiko Hipertensi Meningkat Seiring Bertambahnya Usia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 22 Mei 2022, 06:30 WIB
Pemeriksaan tekanan darah secara regular disarankan dimulai pada usia 18 tahun, terutama yang mempunyai riwayat keluarga dengan hipertensi...
Dok. Pribadi

Haris Pertama Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum KNPI

👤Selamat Saragih 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 23:30 WIB
Kongres DPP KNPI menghasilkan Haris Pertama menjadi Formatur/Ketua Umum kembali untuk periode...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya