Jumat 06 Agustus 2021, 15:31 WIB

Pasien Jantung Mengalami Anfal Bisa Vaksin, Begini Syaratnya

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Pasien Jantung Mengalami Anfal Bisa Vaksin, Begini Syaratnya

Ilustrasi
Jantung

 

JIKA seseorang yang mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah dalam keadaan kumat atau anfal dan ingin melakukan vaksinasi covid maka bisa melakukan penanganan optimal sehingga dalam waktu 2-4 minggu pasien bisa melakukan vaksinasi.

"Kalau sedang kumat atau anfal seperti serangan jantung, lemah jantung, sesak nafas berat dan lainnya segera melakukan penanganan optimal dan tata laksana sehingga dalam keadaan stabil," kata Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Vito Anggarino Damay kepada Media Indonesia, Jumat (6/8).

Tidak perlu menunggu 3 bulan dalam waktu 2-4 pekan dari fase akut tersebut maka bisa direkomendasikan mendapatkan vaksinasi, tentunya sesuai dengan monitoring dokter terkait.

Untuk orang yang baru pasang ring, operasi bypass, atau pasang pacu jantung dan tidak sedang mengalami kumat dan dalam keadaan stabil tanpa komplikasi maka bisa direkomendasikan melakukan vaksinasi.

Baca juga : Vaksin Tahap ke-35 Tiba, Stok Vaksin Brrtambah 594.200 Dosis

"Jadwalnya 1-2 minggu dari prosedur tersebut. Dalam arti stabil adalah tidak sesak nafas, tidak bengkak, dana tidak sesak dada atau tiba-tiba pingsan dan lainnya," ucapnya.

Sementara, orang yang baru saja mengalami serangan jantung maka itu termasuk orang yang belum layak menerima vaksin saat ini. Kecuali mendapatkan penilaian, evaluasi, pemantauan, dan penanganan dari dokter yang merawatnya.

Namun secara umum, hampir semua orang boleh menerima vaksinasi. Jika orang tersebut memiliki penyakit komorbid yang terkendali dan diawasi oleh dokternya.

"Yang bisa menerima vaksin apabila dalam 3 bulan terakhir tidak ada keluhan atau simptom (gejala) yang membuat terbatas dan stabil, rutin kontrol dalam pengobatan maka boleh dan layak menerima vaksinasi. Itulah rekomendasi resmi dari Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (Perki)," pungkasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya