Selasa 03 Agustus 2021, 12:27 WIB

Ketika Napi Bertato Menangis Takut Jarum Suntik Vaksin

Lilik Darmawan | Humaniora
Ketika Napi Bertato Menangis Takut Jarum Suntik Vaksin

MI/LILIK DARMAWAN
Seorang napi Lapas Kelas II Purwokerto, Jawa Tengah menangis saat disuntik vaksin covid-19, Selasa (3/8).

 

MISNGAD, 45, salah seorang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) sudah menitikkan air mata ketika didaftar dan melakukan skrinning vaksinasi covid-19 di hadapan petugas medis, Selasa (3/8).

Misngad mengatakan takut dan tidak mau ikut serta dalam vaksinasi covid-19 yang digelar di Lapas Purwokerto tersebut.

Oleh petugas, dia diminta tenang karena sebetulnya napi tersebut lolos skrinning dan diperbolehkan mengikuti vaksinasi covid-19.

Baca juga: Mensos: Vaksinasi bagi Penyandang Disabilitas Menjadi Prioritas

Setelah beberapa saat duduk, Misngad tetap dipanggil.

Dengan langkah gemetar, dia duduk di kursi yang telah disiapkan di Masjid At-Taubah di Kompleks Lapas Purwokerto tersebut.

Air matanya kembali menetes dan dia sama sekali tidak mau melihat jarum suntik yang disiapkan petugas.

Hanya sesaat saja jarum suntik vaksin covid-19 mendarat di lengan kiri Misngad. Begitu, petugas menyatakan selesai, Misngad sangat girang, meski masih terlihat tubuhnya gemetar.

"Saya takut jarum. Sebelum divaksin, jarumnya saya suruh umpetin dulu. Sehingga saya benar-benar tidak melihat jarum yang disuntikkan. Saya menangis karena takut jarum. Akhirnya saya bisa divaksin. Ternyata, hanya sakit sedikit. Saya malah tidak terlalu merasakan jarum yang disuntikkan," ujar Misngad.

Tidak hanya Misngad, Warso, 48, juga mengalami hal yang sama. Dia harus dipegangi petugas saat disuntik vaksin. Ia mengaku sangat takut disuntik.

"Awalnya saya tidak mau. Tetapi, kemudian saya nekat, meski kemudian harus dipegang sama petugas. Saya sampai menangis tadi," katanya.

Vaksinasi covid-19, yang berlangsung di Lapas Purwokerto tersebut, diikuti seluruh warga binaan pemasyarakatan. Sebanyak 697 penghuni, namun satu tengah menjalani isolasi di Baturraden.

"Total warga binaan pemasyarakatan Lapas Purwokerto yang kami daftarkan sebanyak 696 napi. Mereka semuanya harus mengikuti vaksinasi, karena warga binaan sangat rentan," kata Kepala Lapas Kelas II Purwokerto Sugito di sela-sela vaksinasi covid-19.

Menurutnya, vaksinasi yang digelar merupakan kerja sama antara Lapas Purwokerto dengan Korem 071 Wijayakusuma, Rumah Sakit Tentara (RST) Wijayakusuma, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas.

"Kami berterima kasih karena ada vaksinasi untuk warga binaan yang memang rentan covid-19. Pasalnya, ada protokol kesehatan (prokes) yang tidak dapat dilaksanakan oleh mereka," ungkapnya.

Sugito mengatakan prokes yang tidak dapat dilaksanakan adalah physical distancing atau jaga jarak. Sebab, kapasitas ruang dengan jumlah penghuni tidak seimbang.

"Kapasitas ruangan di Lapas Purwokerto hanya untuk 488 orang, tetapi kenyataannya, saat sekarang harus digunakan untuk 696 warga binaan. Sehingga tidurnya umpel-umpelan (berdempetan). Karena rentan inilah, kami berusaha untuk menghubungi stakeholders lain agar warga binaan juga diprioritaskan untuk vaksinasi covid-19," ujar Sugito.

Menurutnya, pihaknya sudah menyiapkan ruangan khusus untuk isolasi jika ada napi yang terindikasi atau memiliki gejala mirip covid-19.

"Kami memiliki blok khusus untuk dijadikan tempat isolasi. Kapasitasnya cukup besar bisa menamnpung 190 warga binaan. Blok tersebut merupakan bangunan bertingkat," jelasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/ramdani

Generasi Milenial Cenderung Abaikan Nilai-nilai Agama yang Membuatnya Rapuh

👤Agus Utantoro 🕔Rabu 01 Februari 2023, 10:25 WIB
GENERASI milenial cenderung mengabaikan nilai-nilai agama dan standar moralitas, tanpa merasa bersalah. Akibatnya saat mengalami kegagalan...
ANTARA /ARI BOWO SUCIPTO

Dua Bibit Siklon Tropis Picu Cuaca Ekstrem Hingga Esok Hari

👤Naufal Zuhdi 🕔Rabu 01 Februari 2023, 09:50 WIB
Keberadaan Siklon Tropis 95 S mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan gelombang tinggi di sekitar wilayah bibit siklon tropis...
ANTARA / Dedhez Anggara

Kemenko PMK Pastikan Kesiapan Layanan Jemaah Haji Tahun 2023

👤 Dinda Shabrina 🕔Rabu 01 Februari 2023, 09:25 WIB
Beberapa aspek layanan yang perlu disiapkan diantaranya pemetaan data jemaah haji yang akan berangkat, pemeriksaan kesehatan, kesiapan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya