Minggu 01 Agustus 2021, 21:37 WIB

Besok, Jokowi Umumkan Nasib PPKM Level 4

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Besok, Jokowi Umumkan Nasib PPKM Level 4

Dok MI
Safrizal ZA

 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan nasib Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pada Senin (2/8). Kebijakan tersebut telah dimulai sejak 26 Juli 2021 dan akan berakhir esok.

"Keputusan perpanjangan PPKM itu menunggu keputusan Bapak Presiden (Jokowi). Keputusan terkait PPKM akan diumumkan secara langsung oleh Bapak Presiden pada 2 Agustus," kata Direktur Jenderal Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA saat dikonfirmasi, Minggu (1/8).

Bila kasus covid-19 masih tinggi di beberapa daerah, bukan tidak mungkin kebijakan PPKM level 4 akan diperpanjang seminggu kedepan.

Safrizal menuturkan, kebijakan yang diambil pemerintah dengan mempertimbangkan seluruh aspek dan indikator yang tersaji dalam evaluasi PPKM selama ini.

Kemendagri beserta seluruh tingkatan pemerintahan daerah lainnya, lanjutnya, akan mengoptimalkan kebijakan apapun yang diambil oleh presiden soal masa pengetatan aktivitas.

"Selain itu, himbauan disampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan produktifitas dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tandas Safrizal.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut peningkatan kasus covid-19 mulai terjadi di luar Jawa. Menurutnya, kebijakan PPKM darurat dan PPKM berlevel sudah mampu menekan kasus covid-19 di Jawa, namun kini tren kenaikan kasus menyasar wilayah luar Jawa

"Saya melihat angka-angka tadi di wilayah Jawa sudah mulai turun pelan-pelan. Tetapi, yang di luar Jawa gantian naik. Ini varian Delta, penularannya sangat cepat sekali," ujar Kepala Negara di Istana Merdeka, Jumat (30/7).

Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kamis (29/7) menyebutkan, berdasarkan sejumlah indikator kasus Covid-19 yang dilihat dari jumlah kasus aktif, konfirmasi harian, tingkat kematian, positivity rate dan Bed Occupancy Rate (BOR), sejumlah wilayah di luar Jawa dan Bali masih belum menunjukkan tren penurunan atau perbaikan.

Pemerintah terus berupaya untuk mengendalikan laju lonjakan kasus aktif, antara lain dengan peningkatan 3M, terutama memakai masker perlu terus digalakkan. Lalu, mendorong percepatan vaksinasi di daerah-daerah dengan kasus aktif tertinggi. (OL-8)

Baca Juga

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH

FSGI Minta Pemda Tidak Gelar PTM Terbatas untuk PAUD, TK, dan SD

👤Citra Larasati 🕔Minggu 26 September 2021, 14:17 WIB
FSGI tetap menyampaikan keprihatinan atas kasus covid-19 paling banyak terjadi di jenjang SD sebesar 2,78 persen atau 581...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Terus Berkurang

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 September 2021, 12:52 WIB
Aris menyebut jumlah pasien yang masih harus dirawat di RSDC Wisma Atlet kini berjumlah 341 orang dari semula 377...
MI/Widjajadi

Menko PMK : Perkawinan Anak Perbesar Peluang Ciptakan Generasi Miskin

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 26 September 2021, 12:45 WIB
Meskipun data angka perkawinan anak terus mengalami penurunan hingga mencapai 10,19% di tahun 2020, namun di sejumlah daerah angkanya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya