Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Sulawesi Tengah (FKPT Sulteng) Dr.Muhammad Nur Sangadji,DEA, mengatakan perlu peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan di masa pandemi Covid-19 saat ini.
"Di saat-saat kritis pandemi seperti ini, dibutuhkan partisipasi masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan dari upaya-upaya memecah belah bangsa dan negara," kata Sangadji dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (28/7).
”Jangan sampai ketika bangsa ini sedang membutuhkan energi bersama dan partisipasi dari seluruh stakeholder, kita malah terpecah oleh masuknya ajakan-ajakan yang membuat kita menjadi lemah,” katanya.
Ia menekankan bahwa seluruh elemen memegang peranan yang sangat penting untuk memberikan kesadaran masyarakat (community awareness), seperti pendidikan, yang dimulai dari sekolah dasar yaitu SD, sebagai lembaga pendidikan formal.
”Kemudian lembaga pendidikan informal, yaitu di rumah tangga, keluarga, kemudian lembaga pendidikan non formal di masyarakat. Itu harus bersinergi bersama-sama untuk membentuk karakter Indonesia yang kuat,” tuturnya.
Sangadji menyampaikan, saat mendesak seperti saat ini, mau tidak mau pemerintah juga harus turun tangan untuk membangun rasa percaya diri masyarakat, sehingga apa yang diucapkan oleh pemerintah ini bisa diikuti oleh masyarakat.
”Ada satu sisi yang paling ditakuti oleh pemerintah seluruh dunia, yaitu apa yang disebut dengan civil disobediences (pembangkangan sipil). Itu adalah suatu keadaan di mana pun atau apa pun yang dikatakan oleh pemerintah itu tidak didengar oleh masyarakat,” terang Sangadji.
Untuk mencegah itu terjadi, ia menyampaikan bahwa masyarakat harus dibangun kapasitas dan kesadaran tentang kehidupan berbangsa dan bertanah air.
Selain itu, menurut Sangadji, pemerintah juga perlu untuk memberikan bekal anak-anak muda dengan keterampilan untuk berkerja sehingga ajakan-ajakan dan narasi-narasi seperti radikalisme dan anarkisme ataupun upaya-upaya untuk melakukan pembangkangan terhadap kebijakan yang dibuat oleh negara dapat dihindarkan.
”Karena ketika mereka menganggur dan tidak ada kegiatan, mereka sangat rentan terprovokasi. Walaupun mungkin tidak mutlak, tetapi sangat rentan. Oleh karena itu perlua adanya penguatan keterampilan atau skill kepada generasi muda agar tidak mudah terhasut,” ujarnya mengakhiri. (Ant/OL-09)
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
Radikalisme dan intoleransi tidak bisa dilawan hanya dengan regulasi, tetapi dengan penghayatan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etis bersama.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
Prabowo mengajak para pemuda dan pemudi di seluruh tanah air dalam momen Hari Sumpah Pemuda untuk meneladani semangat persatuan yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved