Senin 12 Juli 2021, 21:37 WIB

PBB Targetkan Lestarikan Minimum 30% Spesies Daratan dan Lautan pada 2050

Mediaindonesia.com | Humaniora
PBB Targetkan Lestarikan Minimum 30% Spesies Daratan dan Lautan pada 2050

Antara/Aditya Pradana Putra.
Sejumlah aktivis dan warga menanam bibit bakau di perairan pantai Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (22/5).

 

PBB pada Senin (12/7) meluncurkan draf teks pertama yang akan menjadi inti dari negosiasi KTT yang akan datang. Tujuannya melestarikan setidaknya 30% dari spesies daratan dan lautan dan sejumlah target keanekaragaman hayati lain.

Rancangan tersebut, hasil diskusi online selama berbulan-bulan, memetakan rute bagi umat manusia untuk hidup selaras dengan alam pada 2050. Tetapi kelompok-kelompok hijau menyuarakan skeptisisme bahwa teks tersebut akan bertahan dalam proses negosiasi tingkat tinggi pada KTT keanekaragaman hayati COP15, yang ditetapkan pada Oktober.

Para pegiat telah bertahun-tahun menyerukan kesepakatan global untuk menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati, mirip dengan yang ditetapkan Perjanjian Paris untuk iklim. Dengan lebih dari satu juta spesies menghadapi kepunahan dan dunia gagal memenuhi target pelestarian alam yang ada, kebutuhan kesepakatan di antara hampir 200 negara yang ambil bagian dalam pembicaraan itu mendesak.

Rancangan tersebut menguraikan 21 target dan 10 tonggak sejarah yang akan dicapai pada 2030 untuk melestarikan keanekaragaman hayati. Ini termasuk memulihkan setidaknya 20% ekosistem yang terdegradasi dan memastikan bahwa kawasan liar yang ada tetap dipertahankan.

Setidaknya 30% spesies darat dan laut juga harus dilindungi melalui kawasan konservasi. Kerangka kerja ini juga menyerukan praktik pertanian dan perikanan yang lebih berkelanjutan, serta menghilangkan pembuangan limbah plastik.

 

"Tindakan kebijakan yang mendesak secara global, regional, dan nasional diperlukan untuk mengubah model ekonomi, sosial, dan keuangan sehingga tren yang telah memperburuk hilangnya keanekaragaman hayati akan stabil pada 2030 dengan perbaikan pada 2050," kata Kepala Keanekaragaman Hayati PBB, Elizabeth Maruma Mrema. (AFP/OL-14)

Baca Juga

iucn-seahorse.org

Mari Mengenal Hewan Ovovivipar

👤Anggi Putri Lestari 🕔Rabu 22 September 2021, 12:10 WIB
Hewan ovovivipar berkembang biak dengan cara bertelur dan...
ANTARA/Asprilla Dwi Adha

Menengok Sejarah Peristiwa G-30S/PKI

👤Ajeng Ayu Winarsih 🕔Rabu 22 September 2021, 11:54 WIB
Pada akhir 1965, diperkirakan sekitar 500.000 hingga 1 juta anggota dan pendukung PKI diduga menjadi korban...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Menlu Retno Minta Saudi TInjau Kebijakan Vaksin dan Umrah Bagi WNI

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 22 September 2021, 11:30 WIB
Kewajiban melampirkan sertifikat vaksin penguat ini dianggap memberatkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Miliarder Baru dari Pundong

MASYARAKAT dihebohkan dengan video viral warga Dukuh Pundong III, Kelurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membeli tiga mobil dengan uang tunai.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya