Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KETANGGUHAN keluarga menjadi kunci penting dalam menghadapi situasi pandemi seperti saat ini. Keluarga yang tangguh dinilai memiliki peran besar dalam mencegah penyebaran penyakit.
"Keluarga adalah support system terdekat dan terbesar kita. Dan dalam kondisi situasi saat ini keluarga yang tangguh itu sangat penting" ujar dosen Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) Indah Amelia dalam keterangan resmi, Kamis (8/6).
Indah menjelaskan, dalam pencegahan penyakit, peran keluarga meliputi pencegahan primer dan sekunder.
Baca juga: Tetap Upaya Tingkatkan 3T dan Vaksinasi di Masa PPKM Darurat
Pencegahan primer dilakukan sebelum penyakit muncul dengan meningkatkan kesehatan anggota keluarga. Sedangkan pencegahan sekunder yaitu mendeteksi penyakit sejak dini agar cepat ditangani dan mencegah penyakit menyebar.
Menurutnya, pencegahan primer menjadi upaya utama dalam keluarga. Jangan sampai ada anggota keluarga yang sakit atau terpapar virus.
"Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam pencegahan ini. Jangan sampai ada yang sakit," ungkap Indah.
Dalam pencegahan primer, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting diterapkan dengan melibatkan seluruh anggota keluarga. Dalam hal ini, orangtua harus dapat menjadi role model anak-anaknya.
"Harus dipraktikkan secara terus menerus, menjadi pola kebiasaan, dan melibatkan seluruh anggota keluarga," ujar Indah.
Orangtua, lanjutnya perlu menyiapkan akses terhadap sarana yang diperlukan untuk penerapan PHBS. Perilaku ini juga harus diterapkan di manapun berada, bukan hanya di rumah. PHBS dinilai dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup serta ketahanan dari serangan berbagai penyakit.
"Jadi ini harus menjadi gaya hidup kita," kata Indah.
Sementara itu, dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat FK Unpad Yenni Zuhairini memaparkan mengenai pentingnya nutrisi dan asupan yang tepat untuk kesehatan, terutama saat isolasi mandiri.
Yenni menjelaskan, makanan yang tidak sehat akan mengakibatkan status gizi suboptimal. Fungsi imun pun akan terganggu sehingga risiko infeksi akan meningkat.
Menurutnya, ada tiga hal yang saling berkaitan untuk terus diperhatikan dalam meningkatkan kesehatan, yaitu manajemen stres, makan, dan aktivitas.
"Stres juga harus kita manage. Bukan hanya me-manage bagaiamana makanannya, bagaimana aktivitasnya, tapi juga bagaimana stresnya," pungkas Yenni. (OL-1)
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Sebelum wafat, James Van Der Beek berbagi kisah haru tentang melepas topeng 'Superman' di depan anak-anaknya demi menghadapi kanker usus bersama.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Lingkungan harus memiliki kepekaan untuk membedakan kapan waktu untuk mendekat dan kapan harus memberi ruang bagi orang yang berduka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved