Rabu 07 Juli 2021, 23:35 WIB

DMI Sebut PPKM Darurat Tanggung Jawab Pemerintah Selamatkan Warga

mediaindonesia.com | Humaniora
DMI Sebut PPKM Darurat Tanggung Jawab Pemerintah Selamatkan Warga

ANTARA/HO-Dok. BNPT
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (Sekjen PP DMI) Drs H Imam Addaruqutni MA.

 

SEKRETARIS Jenderal Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (Sekjen PP DMI) Drs H Imam Addaruqutni MA mengatakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat adalah bentuk tanggung jawab Pemerintah terhadap keselamatan warga bangsa.

Imam Addaruqutni, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (7/7), menyebut terkait dengan kemaslahatan seluruh umat warga bangsa ini, maka kaidahnya yakni ‘dar'ul mafasid muqaddamun ala jalbil mashalih’.

Jadi menghindarkan bahaya itu harus diutamakan ketimbang mengambil maslahatnya atau kebaikannya atau ‘mashalih’. Jadi ‘mashalih’ adalah jabaran dari maslahat-maslahat, katanya pula.

"Sekarang kalau kita pergi lalu pola penyebaran Covid-19 itu melalui kerumunan manusia yang ada di dalam masjid atau tempat ibadah itu adalah jamaah, maka untuk sementara waktu orang tetap bisa menjalankan syariat itu di rumahnya masing-masing. Sebenarnya itu saja yang harus dipahami masyarakat," ujar Imam.

Karena sebetulnya, kata dosen di Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ) ini, menyebut bahwa hal ini tidak selalu berkaitan dengan soal radikalisme, tetapi ini pemahaman yang utuh mengenai apa yang disebut sebagai menjalankan syariat dengan ketika datang pada waktu yang sama dengan adanya bahaya wabah ini.

Imam mengaku bahwa pihaknya sudah menyampaikan ke seluruh pimpinan wilayah-wilayah Dewan Masjid Indonesia, sehingga untuk wilayah yang masuk zona merah, diimbau untuk mengikuti saja kebijakan Pemerintah ini.

"Sebenanrya kalau zonanya tidak merah atau zona hijau, saya kira tidak ada masalah, tetapi harus tetap dengan berhati-hati dan harus menerapkan protokol kesehatan di situ untuk mencegah penyebaran virus tersebut," katanya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa daerah-daerah seperti yang dinyatakan sebagai daerah yang harus ditutup, tentu harus benar-benar ditutup dan aparatnya harus benar-benar hadir di situ.

Dirinya mencontohkan kejadian di beberapa pasar yang ia temui, sebagian orang tidak memakai masker bahkan tidak ada aparat yang menegakkan aturan selama PPKM Darurat di situ.

"Sebenarnya aturan PPKM Darurat ini sudah benar, tetapi bisa menjadi salah, bukan karena aturan tapi penegakannya. Jadi kalau ini sudah merupakan sebuah kebijakan, tentunya harus diikuti juga instrumen-instrumen penegakan," katanya menegaskan. (Ant/OL-09)

Baca Juga

Ist

Kegiatan Penganugerahan Ikon Prestasi Pancasila Tahun 2022 Digelar Malam Ini

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 09:38 WIB
Para peraih Ikon Prestasi Pancasila juga diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi BPIP dalam setiap upaya pembumian nilai-nilai...
Ist

Universitas Pancasila Kembangkan Wisata Agro-Heritage di Kampung Wisata, Bogor

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 09:24 WIB
Tim Universitas Pancasila (UP) melakukan penguatan produk wisata berbasis masyarakat di Lembur Sawah dengan mengembangkan jalur wisata...
Antara

BMKG: Sebagian Kota Berpotensi Hujan Lebat, Jakarta Kategori Waspada

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 09:00 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lebat yang dapat disertai petir di beberapa kota dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya