Selasa 06 Juli 2021, 19:12 WIB

PPKM Darurat, Pemerintah Minta Pos Gerbang Desa Diperketat 24 Jam

Insi Nantika Jelita | Humaniora
PPKM Darurat, Pemerintah Minta Pos Gerbang Desa Diperketat 24 Jam

Antara/Idhahd Zakaria
Blokade akses menuju salah satu desa akibarmerebaknya kasus Covid-19

 

PEMERINTAH melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (Kemendes PDTT) meminta ada penjagaan yang ketat di pos gerbang desa selama 24 jam. 

Upaya ini berkaitan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali hingga 20 Juli. Seruan ini ditujukan bagi kepala desa dan relawan desa lawan covid-19 yang telah dibentuk sejak 2020 untuk mengawasi pos atau akses keluar masuk warga desa.

"Era PPKM darurat ini, saya imbau Para Kepala Desa dan Relawan Desa Lawan Covid-19 untuk lebih aktifkan Pos Gerbang Desa," kata Halim dalam keterangannya, Selasa (6/7).

Penjagaan selama 24 jam untuk lakukan pendataan terhadap arus keluar masuk warga, khususnya perantau yang kembali ke desa dan tamu, disertai status mereka sebagai orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP).

Mendes PDTT pun menyerukan agar ada pembatasan yang memungkinkan melarang dulu orang luar desa lain untuk masuk dalam satu wilayah desa. Pasalnya, kasus covid-19 di Tanah Air sudah menembus 2,3 juta kasus.

Baca juga : Luhut Pastikan Warga Dapat Informasi Valid dari Telemedicine

"Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang sedang mengganas saat ini," kata pria yang biasa dipanggil Gus Halim ini.

Selain itu, ruang isolasi desa juga diminta diaktifkan kembali. Ruang ini ditujukan kepada warga desa yang ingin kembali masuk setelah keluar wilayah desa. Apalagi bepergian ke daerah yang termasuk zona merah.

“Alhamdulillah dari regulasi yang kita buat, terbentuklah ribuan desa yang membentuk relawan desa lawan covid-19,” ujarnya.

Halim menyebut, diterjunkannya relawan desa lawan covid-19 dalam melakukan berbagai penanganan dan pencegahan penularan covid-19 di desa cukup efektif dalam menekan angka penyebaran covid-19 di desa.

Sebelumnya, pihaknya sudah mengimbau ke warga desa ahar tetap dirumah dan batasi segala bentuk aktivitas diluar rumah kecuali ada keperluan yang sangat mendesak. (OL-7)

Baca Juga

Antara

RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi Dibawa ke Rapat Paripurna Pekan Depan

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 01 Juli 2022, 21:45 WIB
PEMERINTAH bersama Komisi X DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pendidikan dan Layanan Psikologi (RUU PLP) untuk disahkan di sidang...
Antara

Penerapan Kelas Rawat Inap Standar Ditunda karena Regulasi belum Rampung

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 01 Juli 2022, 21:25 WIB
UJI coba kelas rawat inap standar (KRIS) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional yang semula direncanakan akan dimulai 1 Juli 2022...
Ist/Youtube

Sinergia Animal Ajak Kurangi Konsumsi Daging untuk Tekan Emisi GRK

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 21:23 WIB
Produk makanan berbasis hewani bertanggung jawab atas 57% darisemua emisi gas rumah kaca (GRK) secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya