Sabtu 03 Juli 2021, 04:00 WIB

Siasat Orangtua WFH tanpa Abaikan Anak yang Libur Sekolah

Mediaindonesia.com | Humaniora
Siasat Orangtua WFH tanpa Abaikan Anak yang Libur Sekolah

MI/Ramdani.
Ilustrasi.

 

SELAMA pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, sebagian perkantoran kembali memberlakukan bekerja dari rumah, work from home (WFH), di saat yang bersamaan anak-anak sekolah juga memasuki musim liburan. Bagaimana cara mengatur waktu agar anak tak merasa diabaikan?

Psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psikolog dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia mengatakan orangtua perlu menciptakan suasana yang dapat membuat anak senang dan tak merasa diabaikan. "Luangkan waktu. tidak harus setiap waktu. ada waktu-waktu yang sengaja diluangkan untuk beraktivitas bersama anaknya," ujar Anna saat dihubungi pada Jumat, (2/7).

Untuk orangtua yang bekerja dari rumah, Anna menyarankan untuk mengambil waktu cuti satu hari. Waktu ini harus digunakan secara optimal dan tidak terganggu dengan kegiatan lain.

"Setengah hari juga enggak apa-apa kita optimalkan bersama anggota keluarga. Kalau bapak dan ibu bekerja, kita luangkan waktu tertentu misalnya Jumat pagi sampai siang beraktivitas bersama," kata Anna.

"Jadi tetap ada waktu untuk orangtua bersama anak-anak di rumah. Anak-anak juga jadi enggak merasa diabaikan saat di rumah," lanjut Anna.

Anna menyebutkan dalam beberapa kasus, terdapat remaja yang mengalami depresi ringan selama pandemi. Beberapa faktor pun menjadi pemicu, salah satunya lantaran orangtua tidak memiliki waktu bersama anak.

"Karena buat anak-anak dan remaja, ini masa yang sangat membosankan banget. Itu amat sangat bisa dipahami dan beberapa ketika ditelaah lagi, bukan hanya karena mereka enggak bisa keluar rumah tapi juga ada macam-macam perdebatan di keluarga itu yang membuat mereka stres. Orangtua juga enggak punya waktu untuk beraktivitas bersama mereka," kata Anna.

Orangtua bisa membangun aktivitas sederhana bersama anak dan sebisa mungkin hal tersebut belum pernah dilakukan. Misalnya, menata ulang letak perabot rumah atau memasak bersama.

Berbincang hal-hal ringan yang dapat membuat tertawa dan mengetahui yang digemari anak juga bisa menciptakan perasaan nyaman. Yang paling penting, orangtua dapat memahami prioritas.

Baca juga: Biar Kerja Enjoy Di era Work From Home Begini Caranya!

 

"Walau harus bekerja enggak apa-apa tapi harus ada waktu-waktu tertentu. Kalau enggak mungkin seharian ya enggak usah dipaksain, bosan juga kali kan mau ngapain," ujar Anna. (Ant/OL-14)

Baca Juga

MI/ Abdillah M Marzuqi

Ilham Habibie Maju dalam Pemilihan Waketum PII Periode 2021-2024

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 19:46 WIB
Ilham menilai PII sesuai dengan idealismenya dan memegang kunci mencapai visi Indonesia...
AFP

WHO: Omicron Tidak Lebih Parah dari Varian Covid-19 Lainnya

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 08 Desember 2021, 19:06 WIB
Ryan juga mengatakan sangat tidak mungkin bahwa Omicron dapat sepenuhnya menghindari perlindungan yang diberikan oleh vaksin covid-19 yang...
MI/Cri Qanon Ria Dewi

Djarum Foundation Hijaukan Ruas Tol Trans Sumatra

👤Cri Canon Ria Dewi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 17:24 WIB
Target penanaman di ruas Tol Trans Sumatra hingga akhir 2021 sebanyak 15.000 pohon...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya