Rabu 23 Juni 2021, 10:50 WIB

Berpedoman pada WHO, Kemenkes Pakai Seluruh Vaksin Tangani Varian Covid-19

Fachri Audhia Hafiez | Humaniora
Berpedoman pada WHO, Kemenkes Pakai Seluruh Vaksin Tangani Varian Covid-19

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi massal di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/6/2021)

 


Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan tetap berpedoman pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam penggunaan vaksin untuk menangani varian hasil mutasi covid-19. Seluruh vaksin yang digunakan di Indonesia diyakini bakal mencegah penyebaran varian meluas. "Secara umum WHO masih rekomendasikan untuk tetap dilakukan vaksinasi dengan vaksin yang ada," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Rabu (23/6).
 
Indonesia saat ini menggunakan tiga jenis vaksin, yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm. Nadia meyakini vaksin tersebut mampu memberikan proteksi terhadap penularan covid-19.

Baca juga: BPPT Dorong Penguatan Strategi AI Tingkatkan Daya Saing dan Kemandirian

Nadia mencontohkan vaksin AstraZeneca yang memberikan proteksi dari varian lain sebesar 66 persen. Data itu berdasarkan publikasi dari otoritas Inggris.
 
"Yang sudah ada publikasi itu AstraZeneca di Inggris ya 66 persen, tapi bisa berbeda pada kondisi di Indonesia," ucap Nadia.
 
Nadia mengatakan Indonesia tetap fokus mengakselerasi vaksinasi covid-19. WHO menginstruksikan penyuntikan vaksin yang ada untuk menekan laju penularan. "Negara diminta (WHO) percepat vaksinasi," ujar Nadia.
 
Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meyakini vaksin yang digunakan di Indonesia ampuh menangani penularan varian covid-19. Khususnya varian delta.
 
"Manfaat vaksinasi sudah terbukti. Mumpung sekarang vaksinnya makin banyak tersedia, masyarakat tidak usah ragu-ragu lagi untuk segera vaksinasi," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa, (22/6). (H-3)

Baca Juga

Dok. Setwapres RI

Wapres: Data Statistik Berkualitas Penting Bagi Pembangunan Nasional

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 26 September 2021, 18:40 WIB
Melalui data statistik yang berkualitas, Ma'ruf menilai implementasi kebijakan pemerintah dapat dilakukan secara akurat dan tepat...
ANTARA/Muhamad Ibnu Chazar

Hari Paru Sedunia, Penyakit Paru Kembali Jadi Ancaman

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 26 September 2021, 17:15 WIB
Kasus kanker paru, tuberkulosis, ISPA, asma, hingga kasus penyakit paru obstruktif kronik terus meningkat dan menyebabkan...
ANTARA/BUDI CANDRA SETYA

Epidemolog UI : Antisipasi Peningkatan Kasus pada Natal dan Tahun Baru

👤Indriyani Astuti 🕔Minggu 26 September 2021, 16:30 WIB
Angka kasus positif covid-19 menurun, tetapi ada potensi kenaikan kembali pada libur hari raya Natal dan tahun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya