Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan tetap berpedoman pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam penggunaan vaksin untuk menangani varian hasil mutasi covid-19. Seluruh vaksin yang digunakan di Indonesia diyakini bakal mencegah penyebaran varian meluas. "Secara umum WHO masih rekomendasikan untuk tetap dilakukan vaksinasi dengan vaksin yang ada," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Rabu (23/6).
Indonesia saat ini menggunakan tiga jenis vaksin, yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm. Nadia meyakini vaksin tersebut mampu memberikan proteksi terhadap penularan covid-19.
Baca juga: BPPT Dorong Penguatan Strategi AI Tingkatkan Daya Saing dan Kemandirian
Nadia mencontohkan vaksin AstraZeneca yang memberikan proteksi dari varian lain sebesar 66 persen. Data itu berdasarkan publikasi dari otoritas Inggris.
"Yang sudah ada publikasi itu AstraZeneca di Inggris ya 66 persen, tapi bisa berbeda pada kondisi di Indonesia," ucap Nadia.
Nadia mengatakan Indonesia tetap fokus mengakselerasi vaksinasi covid-19. WHO menginstruksikan penyuntikan vaksin yang ada untuk menekan laju penularan. "Negara diminta (WHO) percepat vaksinasi," ujar Nadia.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meyakini vaksin yang digunakan di Indonesia ampuh menangani penularan varian covid-19. Khususnya varian delta.
"Manfaat vaksinasi sudah terbukti. Mumpung sekarang vaksinnya makin banyak tersedia, masyarakat tidak usah ragu-ragu lagi untuk segera vaksinasi," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa, (22/6). (H-3)
asus campak kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa bayi berusia di bawah 9 bulan sangat berisiko terinfeksi.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
Menurut Esra, keberagaman sudut pandang inilah yang memicu munculnya ide-ide baru dan menciptakan keputusan yang lebih berkelanjutan.
Momentum Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.
AstraZeneca dan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) berkolaborasi memperkuat penanganan asma dengan digitalisasi yang menyeluruh.
Kemenkes dan AstraZeneca dalam penanganan penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes, kanker, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), infeksi virus RSV, penyakit ginjal kronis.
TEMA Hari Asma Sedunia 2025 yaitu Jadikan Perawatan Inhalasi Dapat Diakses oleh SEMUA ORANG! (Make Inhaled Treatments Accessible for ALL!).
Setiap tahun program BPTW melakukan penilaian terhadap berbagai organisasi lokal dan multinasional di Indonesia untuk memperkuat budaya tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved