Rabu 09 Juni 2021, 10:52 WIB

KPAI Dukung Presiden Jokowi Terkait Ketentuan PTM

 Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
KPAI Dukung Presiden Jokowi Terkait Ketentuan PTM

MI/VICKY GUSTIAWAN
Sebanyak 226 sekolah di DKI Jakarta menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

 

PRESIDEN Joko Widodo menyayangkan anggapan sekolah tatap muka yang kini beredar di masyarakat. Istilah yang tepat menurutnya adalah Sekolah Tatap Muka Terbatas bukan Cuma sekolah tatap muka.

Sekolah Tatap Muka Terbatas, artinya adalah Satu kelas hanya diisi 25%, maksimal pembelajaran 2 jam dan 1 minggu hanya 2 kali.

Menurut Presidenn Jokowi pelaksanaan Sekolah Tatap Muka Terbatas, harus mulai dicoba, syaratnya melihat kondisi wilayah tersebut yang sudah terkendali dan harus ketat protokol kesehatan.

Oleh karenanya, KPAI mendukung pernyataan tersebut, karena presiden jelas menekankan pada kondisi wilayahnya sudah terkendala atau angka postivity ratenya sudah rendah.

KPAI menyarankan tidak buka sekolah di wilayah yang positivity rate di atas 5%.

“Di wilayah-wilayah kepulauan kecil justru kami sarankan dibuka dengan ketentuan yang sama sebagaimana disebutkan Presiden Jokowi, PTM hanya 2 jam, siswa yang hadir hanya 25% dan hanya 1-2 kali seminggu,” ujar Retno Listyarti, Komisioner KPAI, dalam keterangannya, Rabu (9/6).

Retno menambhakan, bagi KPAI gak hidup bagi anak adalah prioritas nomor 1, selanjutnya hak sehat dan hak pendidikan menyusul setelahnya.

"Kalau anaknya masih sehat dan hidup maka ketertinggalan materi pelajaran masih bisa dikejar. Kalau anaknya sudah dipinterin, terus sakit dan meninggal, kan sia-sia. Apalagi angka anak Indonesia yg meninggal karena covid-19 sudah tertinggi se-Asia Pasifik," terangnya.

Sebelumnya pada tahun 2020 KPAI sudah melakukan pengawasan penyiapan PTM di 49 Sekolah pada 21 kabupaten/kota di 9 provinsi, hasilnya pengawasan menujukkan hanya 16,7% sekolah yang siap.

Namun, pada Januari-Juni 2021 KPAI kembali melakukan pengawasan PTM di 42 sekolah yang sudah PTM terbatas pada 12 Kabuoaten/kota pada 7 provinsi, hasilnya sekolah yang sudah siap melonjan naik mencapai 79,54%. (Far/OL-09)

Baca Juga

Dok/FKM.UI

Epidemiolog: Butuh PSBB untuk Tekan Kasus Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 24 Juni 2021, 13:20 WIB
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti...
ANTARA FOTO/Indrianto Eko S

Vaksinasi, TNI-Polri Sasar Masyarakat Pesisir

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 24 Juni 2021, 11:08 WIB
Vaksinasi ini menargetkan 2.000 orang untuk pegawai dan pendukung pelabuhan berikut keluarga dan masyarakat di sekitar...
 ANTARA / Harviyan Perdana Putra

BPPT Lock, Inovasi Hadapi Masalah Pesisir Pantai Indonesia

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 24 Juni 2021, 11:05 WIB
Tantangan saat ini adalah kebutuhan-kebutuhan dalam mengamankan daerah yang mengalami potensi bencana dengan memanfaatkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Diplomasi Jalur Rempah di Kancah Dunia

Perjalanan sejarah Indonesia terasa hambar tanpa aroma rempah. Warisan sosial, ekonomi, serta budaya dan ilmu pengetahuan itu kini dikemas dan disodorkan kepada dunia untuk diabadikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya