Rabu 19 Mei 2021, 00:03 WIB

Stunting di Morowali Utara Masih Tinggi

Mediaindonesia.com | Humaniora
Stunting di Morowali Utara Masih Tinggi

Dok Media Indonesia
Ilustrasi stunting.

 

Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat prevalensi kekerdilan (stunting) atau kondisi kekurangan gizi kronis yang dialami oleh anak di bawah usia lima tahun di daerah itu masih cukup tinggi.

Baca juga : Penanganan Stunting di NTT Diapresiasi

Wakil Bupati Morut H.Djira K menyebut berdasarkan riset dasar tahun 2018, prevalensi stunting di Kabupaten Morut sebesar 28,50 persen, kemudian pada 2019 naik menjadi 35,50 persen lalu pada Agustus 2020 turun menjadi 17,4 persen dan 2021 hingga Februari menjadi 15,6 persen.

"Tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi perlu segera diatasi bersama, baik oleh pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa, individu, komunitas maupun pihak swasta. Olehnya kita harus bersatu dan bersinergi mengatasinya," katanya dalam rembug stunting Kabupaten Morut Tahun 2021 di Kolonodale, Selasa (18/5).

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan strategi nasional, telah ditetapkan lima pilar pencegahan stunting. Pertama, komitmen dan visi kepemimpinan. Kedua, kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku. Ketiga, konvergensi, koordinasi dan konsolidasi program pusat, daerah dan desa. Kempat, ketahanan pangan dan gizi. Kelima, pemantauan dan evaluasi kunci pencegahan dan penanganan kasus stunting.

“Saya berharap kemitraan ini dapat terus dibangun dan semakin dikuatkan untuk mewujudkan Kabupaten Morut bebas stunting," ujarnya.

Djira mengatakan persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional dan Kabupaten Morut menjadi salah satu kabupaten penetapan perluasan lokasi fokus intervensi penurunan stunting tahun 2022 di Indonesia.

"Stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat namun juga berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal. Hal ini menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang di bawah rata-rata, dan bisa berakibat pada prestasi sekolah yang buruk," terangnya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

dok.PPI

Optimalisasi Kerjasama Insinyur dan Dokter untuk Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:45 WIB
PENINGKATAN kerjasama antara insinyur dan dokter maupun para pelaku di dunia kesehatan,  dapat mempercepat penanggulangan permasalahan...
MI/Adam Dwi

Dubes Singapura: Promosi Wisata Indonesia Juga Perlu Peran Masyarakat

👤Nur AIvanni 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:07 WIB
Suryopratomo mengapresiasi kreativitas dan kegigihan diaspora Indonesia yang tergabung dalam tim buku 10 New Bali untuk mempromosikan...
Ist/DPR

46 Anggota DPR RI dan Staf Terpapar Covid-19

👤 Cahya Mulyana 🕔Jumat 18 Juni 2021, 19:46 WIB
Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan sebanyak 46 anggota DPR dan stafnya terpapar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Haru Biru King Christian

Di timnas Denmark, sosok berjuluk ‘King Christian’ telah menjadi sosok kunci sejak penampilan pertamanya pada 2010, membuat 109 penampilan dan mencetak 36 gol.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya