Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Random Testing Pemudik, 4.123 Dinyatakan Positif Covid-19

Atalya Puspa
10/5/2021 17:48
Random Testing Pemudik, 4.123 Dinyatakan Positif Covid-19
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto(Antara)

KETUA Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa selama operasi pengetatan peniadaan mudik 2021, telah dilakukan random testing pada 6.472 pemudik di pos pengetatan mudik yang tersebar di 381 lokasi.

"Adapun, dari jumlah tersebut konfirmasi positif 4.123 orang dan dilakukan isolasi mandiri pada 1.686 orang dan 75 orang dirawat," kata Airlangga dalam konferensi pers yang ditayangkan di laman YouTube Sekretariat Presiden, Senin (10/5).

Adapun, Airlanga menyebut, selama operasi ketupat tersebut terdapat 113.694 kendaraan yang telah diperiksa. Selanjutnya, 41.097 diantaranya dimita untuk putar balik dan didapatkan ada sebanyak 306 travel gelap yang terbukti melanggar dan diminta untuk putar balik.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, meskipun masih banyak yang melakukan mudik, namun Budi menyebut masyarakat masih patuh menuruti aturan pemerintah.

Baca juga : Pemerintah Antisipasi Skenario Terburuk Pascalebaran

Hal itu dilihat dari data pemudik yang menurun sejak 6 Mei. Secara rinci, penurunan terjadi di jalur udara yakni 93%, laut dan kereta api 90%, dan darat 40%.

"Kami mengapresiasi effort penyekatan yang telah dilakukan oleh petugas di lapangan," ucap Budi.

Meskipun begitu, Budi tidak memungkiri bahwa akan ada peningkatan mobilitas pada masa-masa arus balik yang diperikrakan akan terjadi pada hari Minggu (16/5) mendatang. Kemenhub memprediksi akan ada 22% atau 3,6 juta masyarkat yang akan kembali ke tempat domisilinya.

"Karenanya kami usulkan untuk menunda kepulangan dulu supaya tidak bertemu di suatu tempat tertentu. Kedua, kami juga merekomendasikan agar tracing diperkuat di suatu tempat yang konsentrasinya kuat seperti Sumatera, Surabaya, Ngawi, Jakarta," beber Budi.

"Kami juga merekomendasikan agar Kemenkes memberikan vaksin gratis bagi penumpang jalur darat dan memperkuat tracing penumpang di jalur udara dengan jangka waktu yang lebih pendek," pungkasnya. (OL-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Baharman
Berita Lainnya