Jumat 07 Mei 2021, 07:55 WIB

BAZNAS Alokasikan Rp9,5 M untuk Pendistribusian Zakat Fitrah

mediaindonesia.com | Humaniora
 

BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp9.500.000000,00 (sembilan miliar lima ratus juta rupiah) untuk pendistribusian zakat fitrah di seluruh Indonesia.

Harga beras ditetapkan sebesar Rp11.400,00 (sebelas ribu empat ratus rupiah) per kilogram untuk beras premium. Harga tersebut berdasarkan harga beras Bulog. Harga tersebut sudah termasuk biaya pengemasan dan operasional pendistribusian ke lokasi yang ditentukan.

“Penyaluran zakat fitrah dilakukan dengan beberapa prinsip pendistribusian terutama prinsip syariah. Pelaksanaan program ini harus sesuai syariat Islam. Mustahik penerima manfaat sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam kriteria delapan asnaf,” ujar Pimpinan BAZNAS Saidah Sakwan, MA, dalam talkshow Gerakan Cinta Zakat bertajuk 'Kemandirian Petani dan Distribusi Zakat Fitrah BAZNAS'.

Baca Juga: Menteri PPN/Kepala Bappenas Bayar Zakat ke BAZNAS

Acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama BAZNAS Arifin Purwakananta, dan Kepala LPEM BAZNAS Deden Kuswanda, di Pejaten Village, Jakarta Selatan, Kamis (6/5).

Saidah mengatakan, pelaksanaan program ini juga harus akuntabel dan transparan. Proses pengadaan penyaluran yang dilakukan harus mematuhi prosedur yang ada. Kemudian pendistribusian beras fitrah harus transparan, mengutamakan mustahik dan menghindari konflik kepentingan.

“Ramadan ini juga merupakan momentum baik bagi para kelompok petani binaan BAZNAS. Pada kesempatan yang baik ini, petani binaan BAZNAS akan menjadi pemasok beras zakat fitrah yang akan didistribusikan di berbagai wilayah Indonesia,” kata Saidah.

Saidah menjelaskan, hal tersebut dapat meningkatkan taraf ekonomi petani dikarenakan memiliki nilai jual lebih tinggi daripada dijual ke pemasok di sekitar wilayah petani. “Keuntungan mereka dapat meningkat hingga 15-20%.”

Saidah berharap, dengan pengadaan beras zakat fitrah BAZNAS ini mampu meningkatkan ekonomi keluarga petani, baik petani binaan maupun petani sekitar, terutama di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini.

Sementara itu, Direktur Utama BAZNAS M. Arifin Purwakananta mengatakan, zakat fitrah menjadi momentum paling ditunggu oleh setiap petani binaan BAZNAS, dimana mereka berlomba-lomba memberikan beras berkualitas dan terjamin mutunya yang akan dibeli oleh BAZNAS dan disalurkan kepada mustahik selama bulan Ramadan.

“Mekanisme pengadaan beras zakat fitrah akan menggunakan prosedur pengadaan sesuai dengan ketentuan BAZNAS dengan menyertakan tiga pembanding penyedia beras zakat fitrah, diantaranya petani Binaan BAZNAS, BULOG, dan atau vendor lainnya yang memenuhi kualifikasi.”

“Program ini juga bertujuan untuk mendorong penguatan Gerakan Cinta Zakat di tengah-tengah masyarakat sehingga banyak masyarakat yang termotivasi untuk segera menunaikan zakatnya melalui BAZNAS,” ujarnya.

Sementara Ketua LPEM BAZNAS, Deden Kuswanda mengatakan, beberapa kelompok petani binaan BAZNAS sudah menyiapkan beras dengan kualitas terbaik mereka yang nantinya akan digunakan untuk peyaluran zakat fitrah di seluruh Indonesia.

“Seperti para kelompok tani Lumbung Pangan Serang yang selama Ramadhan ini berhasil menyiapkan 200 paket isi 5 kg dan 1000 pack isi 3 kg beras. Kelompok tani Makmur menyiapkan sebanyak 96 ton beras, dan kelompok Tani Sari Alam sudah menyiapkan 101 ton Beras untuk zakat fitrah BAZNAS,” jelas Deden.

Deden berharap, semoga ke depannya kelompok tani binaan BAZNAS ini semakin berkembang dan terbentuk kemandirian bagi diri petani Lumbung Pangan BAZNAS. (RO/OL-10)

Baca Juga

MI/Ramdani.

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Diharapkan Temukan Variabel Aman untuk PTM

👤Sofia 🕔Senin 27 September 2021, 05:07 WIB
Belajar secara online dan tatap muka tentu saja berbeda apa lagi anak- anak yang pada tahun 2020 kemarin melakukannya secara mendadak...
Dok. Pribadi

HUT Ke-61, Karang Taruna Tegaskan Komitmen Ikut Urai Persoalan Sosial di Masyarakat 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 September 2021, 22:06 WIB
Menurutnya, momentum HUT ke 61 Karang Taruna harus mengukuhkan posisi sebagai garda terdepan perekat sosial, penyambung solidaritas, serta...
ANTARA/FENY SELLY

Integrasi Data Diperlukan Atasi Persoalan Program JKN

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 26 September 2021, 20:55 WIB
 Kementerian Kesehatan juga diminta menambah kuota peserta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Meretas Asa Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Potensi besar hanya akan tetap menjadi potensi bila tidak ada langkah nyata untuk mewujudkannya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya