Senin 03 Mei 2021, 12:01 WIB

Sandiaga Bakal Kembangkan Wisata Olahraga dan Religi di Aceh

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Sandiaga Bakal Kembangkan Wisata Olahraga dan Religi di Aceh

MI/Dok Kemenparekraf
Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke Pantai Lampuuk, Aceh.

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan besarnya potensi wisata di Pantai Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, dapat dikembangkan dengan kegiatan wisata olahraga.

Dalam kunjungannya ke Pantai Lampuuk, Minggu (2/5), Sandiaga menilai kegiatan wisata olahraga seperti triathlon, selancar, dan renang perairan terbuka dinilai cocok untuk dieksplorasi di lokasi itu.

"Jadi, nanti berenangnya di sini lalu bersepedanya bisa di beberapa daerah di Aceh Besar dan akan ditutup dengan marathon, yang dikemas dengan bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," kata Sandiaga dalam keterangan resmi, Senin (3/5).

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Batalkan Kebijakan Liburan Saat Lebaran

Menurut Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, renang perairan terbuka dan triathlon bisa menjadi potensi wisata yang dikembangkan di Lampuuk karena garis pantai yang panjang dan arus pantai yang juga cukup panjang, yaitu sekitar 1-2 kilometer dari bibir pantai ke tengah laut.

Selain wisata olahraga, Sandiaga mengatakan Lampuuk memiliki potensi wisata sejarah dan religi.

Hal itu, katanya, melihat keberadaan Masjid Rahmatullah yang tetap kokoh meski sempat diterjang tsunami pada 2004 silam.

Kemenparekraf mengaku bakal bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Aceh dan pihak lain untuk membangun sejumlah fasilitas pendukung seperti pembangunan musala di Lampuuk.

"Ini bagian dari wisata religi dengan melengkapi amenitas yang dibutuhkan, yaitu menghadirkan sarana ibadah tempat pariwisata agar ibadah kita tidak tinggal saat berwisata," jelas Sandiaga.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh Jamaluddin mengatakan pihaknya juga akan melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan di Pantai Lampuuk, misalnya toilet dan sarana kesehatan seperti ambulans untuk para penjaga pantai.

"Kami sudah dibantu pada saat sosialisasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability) ada perangkat-perangkat seperti tong sampah dan segala macamnya sudah dibantu (Kemenparekraf). Mudah-mudahan wisata kita semakin maju," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

DOK KEMENSOS

Penyerahan Bansos Butuh Proses dan Waktu serta Padan dengan NIK

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Mei 2021, 10:12 WIB
Setiap warga KAT SAD di Provinsi Jambi secara bertahap telah, sedang dan terus melakukan perekaman data agar bisa mendapatkan...
ANTARA/ Dedhez Anggara

Pelarangan Mudik Diputuskan Berdasar Data

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 06 Mei 2021, 09:50 WIB
Seseorang yang telah membawa dokumen hasil negatif covid-19 sekalipun masih dapat tertular oleh orang lain ketika melakukan...
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Menteri LHK dan Menteri KKP Kolaborasi Untuk Blue Carbon Bermutu

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 06 Mei 2021, 09:36 WIB
Ekosistem Blue Carbon yang didalamnya berupa ekosistem pesisir terutama mangrove, padang lamun dan kawasan rawa payau merupakan ekosistem...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya