Sabtu 01 Mei 2021, 17:13 WIB

Perlu Inovasi untuk Restorasi Gambut dan Rehabilitasi Mangrove

mediaindonesia.com | Humaniora
Perlu Inovasi untuk Restorasi Gambut dan Rehabilitasi Mangrove

Ist
Acara Pelatikan dan Sumpah Jabatan 15 Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) dan 13 Kepala Sub Kelompok Kerja di lingkungan BRGM, Sabtu (1/4).

 

KEPALA Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono mengatakan jajaran BRGM sebelumnya telah banyak capaian dalam merestorasi gambut.

“Banyak capaian restorasi patut diteruskan. Karena itu, perlu konsolidasi kegiatan yang efektif,” kata Hartono saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 15 Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) dan 13 Kepala Sub Kelompok Kerja di Gedung Krida Bakti, Jakarta, Sabtu (1/4).

“Selain itu, tugas rehabilitasi mangrove juga memerlukan kerja keras,” ucap Kartono kepada pejabat yang baru dilantik. Ia juga berpesan untuk dapat berpikir kreatif dan terus membuat inovasi dalam menjalankan tugas.

Menurut Hartono, cara kreatif dan inovasi ini penting dalam percepatan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove yang tertuang dalam Perpres 120 Tahun 2020 merupakan kegiatan terbesar di dunia. 

“Apalagi kedua ekosistem (gambut dan mangrove) ini juga memainkan peranan penting dalam pengendalian iklim dunia,” tegas Hartono.

Dalam sambutannya, Kepala BRGM menegaskan bahwa BRGM tidak hanya melakukan pemulihan ekologi saja, namun menempatkan masyarakat sebagai aktor penting dalam kegiatan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove.

Untuk mencapai target restorasi gambut seluas 1,2 juta hektare dan target rehabilitasi mangrove 600 ribu hektare, BRGM, dijelaskan Hartono, perlu menyinergikan program dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, seperti kementerian sektoral, pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, desa, perguruan tinggi dan LSM, baik nasional dan internasional.

“Kita tidak dapat bekerja sendiri, kita perlu melakukan sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan. Karena itu para pejabat BRGM harus siap menjalankan koordinasi dan bertindak sinergis,” papar Kepala BRGM.

Melihat komposisi Kapokja yang dilantik hari ini, Kepala BRGM optimistis roda organisasi BRGM akan mendukung pelaksanaan tugas yang diamanatkan Presiden dalam memfasilitasi percepatan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove sampai tahun 2024.

Perlu diketahui bahwa BRGM RI adalah lembaga nonstruktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia. BRGM dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2020 tentang Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.

BRGM bekerja secara khusus, sistematis, terarah, terpadu dan menyeluruh untuk mempercepat pemulihan dan pengembalian fungsi hidrologis gambut yang rusak pada areal restorasi gambut di Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua.

Sedangkan percepatan pelaksanaan rehabilitasi mangrove pada areal rehabilitasi mangrove di Provinsi Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

IPB: Waspadai Penularan Covid-19 dari Hewan

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 06 Mei 2021, 17:03 WIB
Sebab, virus covid-19 yang mengalami mutasi pada hewan, jika menular kembali pada manusia, diperkirakan daya tularnya lebih cepat dan...
ANTARA/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS

BPJS: Capaian UHC Indonesia Sangat Cepat Dibanding Negara ISSA

👤Humaniora 🕔Kamis 06 Mei 2021, 17:00 WIB
Target BPJS Kesehatan adalah mewujudkan 98 persen penduduk Indonesia masuk dalam sistem...
Ist

Sutasoma Hotel-Jakarta Hadirkan Promo 'Lebaran Staycation' 

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Mei 2021, 15:55 WIB
Sutasoma Hotel  menghadirkan penawaran istimewa “Lebaran Holiday Package” dengan fasilitas “Kids Playground &...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya