Rabu 28 April 2021, 18:45 WIB

Kimia Farma Akui Pengguna Rapid Test Bekas oleh Oknum Karyawannya

Yoseph Pencawan | Humaniora
Kimia Farma Akui Pengguna Rapid Test Bekas oleh Oknum Karyawannya

dok.polres
Rapid tes antigen bekas yang disita petugas yang digunakan di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.

 

PT Kimia Farma Diagnostika mengakui bahwa para petugas pelaksana rapid test Antigen di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, yang menggunakan alat bekas adalah oknum karyawan perusahaannya.

Hal itu diungkapkan Kimia Farma Diagnostika melalui keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Rabu (28/4) siang.

Dalam penjelasannya, PT Kimia Farma Tbk melalui cucu usahanya yaitu PT Kimia Farma Diagnostika, saat ini tengah melakukan investigasi bersama
dengan pihak aparat penegak hukum.

Mereka memberikan dukungan sepenuhnya terhadap proses penyelidikan oknum petugas layanan Rapid Test Kimia Farma Diagnostika Bandara Kualanamu.

Yakni kepada mereka yang diduga melakukan tindakan penggunaan kembali alat Rapid Test Antigen.

"Kita mendukung sepenuhnya investigasi yang dilakukan oleh pihak berwajib terhadap kasus tersebut," kata Adil Fadhilah Bulqini, Direktur Utama PT
Kimia Farma Diagnostika.

Bulqini menegaskan, tindakan yang dilakukan para oknum pertugas tersebut sangat merugikan bertentangan dengan Standard Operating Procedure (SOP)
perusahaan. Tindakan itu juga merupakan pelanggaran yang sangat berat.

Dia berjanji, apabila terbukti bersalah, maka para oknum petugas layanan rapid test tersebut akan diberikan tindakan tegas dan sanksi yang berat
sesuai ketentuan yang berlaku.

Dia mengatakan, sebagai BUMN Farmasi terkemuka yang telah berdiri sejak jaman Belanda, Kimia Farma memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan
layananan dan produk yang berkualitas serta terbaik.

Atas kejadian ini dia juga berjanji untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Dia juga berjanji perusahaannya akan melakukan penguatan monitoring pelaksanaan SOP di lapangan sehingga kasus ini tidak terulang lagi.

Pada Selasa (27/4) Polda Sumut mengungkap praktik pemeriksaan tes rapid Antigen menggunakan alat kesehatan bekas di Bandara Internasional
Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.

Dalam penggeledahan polisi mendapati ratusan alat untuk pengambilan sampel dari hidung (swab stick) bekas pakai. Oknum petugas tes mengakui menggunakan swab stick yang sudah dipakai, setelah sebelumnya dibersihkan.(OL-13)

Baca Juga: Gerebek Hotel, Empat Polisi Malang Salah Tangkap Kolonel TNI AD

 

Baca Juga

BPMI/ Lukas

Gelar Zikir Virtual, Jokowi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Ikhtiar Lawan Pandemi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 23:43 WIB
Menurut Jokowi, doa merupakan kekuatan yang dahsyat untuk membangkitkan harapan dan...
Dok NasDem

NasDem Minta Warga Datang Sesuai Jadwal untuk Vaksinasi Kedua

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 23:20 WIB
Pemberian vaksin dosis pertama dimulai 5 Juli- 1 Agustus 2021. Sementara untuk dosis keduanya dimulai 2 hingga 29 Agustus...
Antara

Pertumbuhan Awan Meningkat, Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir Senin, 2 Agustus 2021

👤Zubaedah Hanum 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 22:05 WIB
POLA perlambatan kecepatan angin menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah besok, Senin, 2 Agustus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya