Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko mengungkapkan bahwa bencana banjir bandang seperti yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sulit untuk melakukan mitigasi. Pasalnya, bencana tersebut bukan murni banjir daratan tetapi disebabkan oleh angin kencang yang memicu naiknya gelobang laut.
"Kalau banjir bandang seperti di Kupang itu sifatnya tidak bisa dimitigasi, karena sporadis," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (6/4).
Menurut, Handoko mitigasi bencana pada prinsipnya memang harus berbasis pada studi ilmiah. Hal itu terkait fenomena dan pemahaman atas potensi bencana yang ada. Setiap bencana pun tentu memiliki kesulitan atau tantangan yang berbeda. Begitu pula pada bencana banjir yakni banjir daratan dan banjir bandang.
Dijelaskannya, banjir pada umumnya merupakan bencana yang paling mudah dimitigasi dan dikendalikan oleh manusia. Riset dan studi terkait pangkal masalah tersebut sudah banyak dikembangkan. Sehingga bisa dilakukan mitigasi melalui prediksi potensi bencananya, termasuk lokasi, kapan terjadi.
"Mitigasi banjir di daratan secara umum berupa studi DAS (daerah aliran sungai) dan curah hujan seperti studi 2D dan 3D sudah banyak," imbuhnya.
Berbeda dengan banjir bandang, riset yang dikembangkan sejauh LIPI baru pada penyebab bencana tersebut yakni siklon tropis. Di samping itu, siklon tropis yang terjadi tahun ini pun berbeda dengam yang sebelumnya.
Seperti yang dilaporkan BMKG, siklon tropis terjadi di dekat daratan. Lantas dampaknya pun sangah parah seperti yang terkadi di NTT. (OL-13)
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Tak Efektif Akibat Rendahnya Pemahaman Publik
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
BANJIR di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi mulai Senin (5/1) dini hari menewaskan 16 orang, sementara tiga warga lainnya hilangĀ
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved