Kamis 25 Maret 2021, 15:30 WIB

Indonesia Emas 2045: Investasi Kesehatan Jadi Sektor Strategis

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Indonesia Emas 2045: Investasi Kesehatan Jadi Sektor Strategis

ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Ketua Majelis Wali Amanat UI, Saleh Husin

 

Mengharapkan bidang kesehatan mampu melindungi langkah bangsa Indonesia meraih kehidupan yang lebih sejahtera melatarbelakangi Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) yang menggandeng Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Nasional mengangkat ‘Ketahanan dan Kemandirian Kesehatan Indonesia’ sebagai bahasan utama Webinar Series ke-2.

“Pandemi covid-19 menjadi pengingat berharga bahwa negara-negara dengan investasi layanan, penelitian dan pengembangan serta industri kesehatan yang prima, mampu melindungi warga negaranya saat wabah melanda. Lebih jauh lagi, pada saat bersamaan, berlandaskan kekuatan teknologi dan industri, mereka bahkan mampu membantu negara lain,” kata Ketua Majelis Wali Amanat UI, Saleh Husin, Kamis (25/3).

Baca juga: Indonesia Sudah Kantongi 53,5 Juta Bahan Baku Vaksin Covid-19

Menurutnya, kalau sebelumnya negara-negara maju di Amerika, Eropa serta Jepang adalah rujukan, kini ada Korea Selatan, Tiongkok dan India yang juga dapat menjadi contoh bagaimana membangun ketahanan dan kemandirian dalam bidang kesehatan.

Strategis

“Dialog hari ini berupaya membuka pemahaman publik, sekaligus mencarikan rekomendasi bagi pemerintah akan strategisnya ketahanan di bidang kesehatan bagi bangsa kita yang tengah membidik capaian Indonesia Emas 2045,” sebut Saleh yang juga Managing Director Sinar Mas ini.

“Belum lama, obat herbal dari Tiongkok menjadi sangat populer dalam membangun daya tahan tubuh guna menghambat penyebaran Covid-19. Indonesia yang kaya dengan khazanah obat herbal tradisional mestinya dapat pula mengambil momentum tadi. Kemudian bagaimana telemedicine semakin menjadi pilihan ketika membatasi kontak fisik adalah keharusan. Terlebih negara kita memiliki jumlah penduduk yang besar, tersebar di kepulauan. Ke depan, lewat kerangka kesepakatan negara ASEAN, layanan medik antarnegara, termasuk berbasiskan telemedicine akan semakin terbuka,” ungkapnya memberikan gambaran pentingnya kerja sama pemerintah, perguruan tinggi, sektor privat berdasar aspirasi publik dalam menciptakan ketahanan di bidang kesehatan.

Baca juga: RT Lamp Diluncurkan, Alat Deteksi Covid-19 Gunakan Air Liur

Dirinya hadir secara virtual bersama Rektor UI Ari Kuncoro mendampingi Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin yang menjadi pembicara kunci. Terbagi dalam dua sesi, secara bergantian tampil Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris UI sekaligus pakar kesehatan masyarakat, Agustin Kusumayati, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, Dekan Fakultas Kedokteran UI, Ari Fachrial Syam dalam sesi pertama. Sedangkan sesi berikutnya, giliran Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro.

Presiden Direktur PT Dexa Medica, Ferry A. Soetikno, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, Dekan Fakultas Teknik UI, Hendri D.S. Budiono, Guru Besar Mikrobiologi dan Bioteknologi Farmasi Fakultas Farmasi UI, Amarila Malik, dan Wakil Direktur Pengembangan Bisnis dan Inovasi Indonesian Medical Education and Research Institute Fakultas Kedokteran UI, Budi Wiweko yang tampil. (H-3)

Baca Juga

MI/Agus Mulyawan

Mahfud MD : Peran Tokoh Agama Penting dalam Percepatan Vaksinasi

👤Mediaindoensia.com 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 02:30 WIB
"Kita perlu dukungan dan perantara alim ulama, pengasuh pondok pesantren, pimpinan agama untuk mendukung peningkatan implementasi...
Dok. Pribadi

Tinjau Sentra Vaksinasi PL, Menkes Apresiasi Peran Serta Masyarakat di Program Vaksin

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 02:15 WIB
Sentra Vaksinasi PL merupakan inisiatif Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta bekerjasama dengan RS Gandaria & Komunitas Dokter PL...
Dok. Pribadi

Menkominfo Harapkan STMM Yogyakarta Hasilkan SDM Digital Berkualitas

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 01:30 WIB
Keberadaan SDM bertalenta digital menurut Johnny menjadi bagian penting dalam menjawab kemajuan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya