Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PERISTIWA bencana alam yang terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya menyebabkan kerusakan alam tapi juga menimbulkan banyak korban jiwa. Bencana mulai dari banjir, tanah longsor, gempa, kebakaran hutan, angin puting beliung, dan kekeringan kerap terjadi di negeri ini.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 99% kejadian bencana sepanjang 2020 merupakan bencana hidrometeorologi.
Dari 2.952 kejadian, 1.080 kejadian di antaranya adalah banjir, 880 angin puting beliung, 577 tanah longsor, 326 kebakaran hutan dan lahan, dan 29 kekeringan. Banjir, tanah longsor dan puting beliung menjadi tiga bencana yang paling banyak menelan korban meninggal dan hilang. (Data dari CNN.com, Februari 2021)
Kondisi itu menuntut kesadaran semua pihak untuk berjuang bersama-sama mengatasi persoalan tersebut. Dari sisi pemerintah, diperlukan langkah-langkah mitigasi agar kerusakan dan korban tidak banyak terjadi. Dari sisi masyarakat, kegiatan relawan dalam organisasi kemanusiaan diperlukan untuk membantu para korban.
Menyikapi hal tersebut, organisasi kemanusiaan Relawan Siaga siap berjuang membantu pemerintah dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban yang terdampak. Tidak hanya itu, Relawan Siaga juga siap memberikan pelatihan kebencanaan di kawasan-kawasan yang berisiko tinggi mengalami bencana di Indonesia.
Ketua Umum Relawan Siaga Letjen (Purn) Agus Sutomo mengatakan, Relawan Siaga dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan perjuangan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan ketika mereka menghadapi bencana.
“Sejumlah relawan anggota Relawan Siaga langsung dikerahkan begitu terjadi bencana kemanusiaan. Kami bergerak cepat membantu masyarakat yang membutuhkan dan itu akan terus kami lakukan ke depannya,” tegas Agus.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Relawan Siaga Sandiaga S Uno mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu mendukung perjuangan yang dilakukan Relawan Siaga. Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini, Relawan Siaga akan senantiasa berada di garda terdepan dalam setiap kesulitan yang dialami masyarakat.
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Semangat itu tentu saja yang mendorong Relawan Siaga untuk senantiasa bermanfaat bagi orang lain. Ini komitmen kami, menjadi organisasi kemanusiaan yang selalu berada di depan dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, yang mengalami bencana,” jelas Sandiaga, dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang diadakan di Mega Mendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/3 malam.
Sekretaris Jenderal Relawan Siaga HMBC Rikrik Rizkiyana menyatakan, Relawan Siaga merupakan organisasi kemanusiaan baru yang lahir dari kekosongan kemanusiaan di tengah bencana dan musibah yang semakin marak terjadi di Indonesia. Ia pun meminta agar masyarakat selalu mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Relawan Siaga selama ini.
Sementara itu, Kepala Pusdiklat BNPB Berton Suar Panjaitan, menyatakan bahwa tren bencana Indonesia yang terus meningkat dalam satu dekade terakhir membutuhkan perhatian serius.
Ia mengapresiasi Relawan Siaga yang ikut terjun langsung membantu memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Peran serta masyarakat dalam penanggulangan bencana di Indonesia ini sangat diperlukan. Kami mengapresiasi Relawan Siaga yang sudah aktif bergerak memberikan bantuan kemanusiaan dalam beberapa tahun terakhir ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat lainnya untuk menjadi relawan, khususnya dalam kebencanaan,” kata Berton. (RO/OL-09)
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Hngga kini, banjirasih mengenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan. Antara loan, Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved