Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI bagi aparatur sipil negara atau ASN tetap berlangsung di akhir pekan. Kementerian Pertanian menggelar vaksinasi bagi 6000 ASN, Karyawan serta Pensiunan atau lansia hari sabtu (13/3) di Ragunan Jakarta Selatan.
Dokter koordinator vaksinasi, Yuyun yuniawati mengungkapkan proses vaksinasi berjalan dengan lancar. "Hingga tadi malam (jumat, 12/3) sudah tervaksinasi sebanyak 5018 orang" ungkap yuyun disela-sela acara vaksinasi
Meskipun berjalan lancar, namun Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) tetap terjadi walaupun tidak membahayakan keselamatan penerima vaksin.
"Kalau KIPI yang serius ada 1 orang dan 1 orang lainnya tidak serius" demikian ungkap dokter klinik utama kementan tanpa mau menyebutkan seberapa jauh kondisi serius yang dimaksud.
Rencananya vaksinasi kedua akan berlangsung pada tanggal 23 maret mendatang dengan memisahkan kelompok lansia dan non lansia.
"Untuk vaksinasi tahap dua non lansia tanggal 23-27 maret. sedangkan untuk lansia kita kumpulkan pada tanggal 8 april"
Secara keseluruhan vaksinasi selama 5 hari di lingkungan kementan berlangsung dengan tertib dan lancar. seluruh ASN, Karyawan dan pensiunan atau lansia dari 11 eselon 1 dikelompokan berdasarkan hari penyuntikan serta 4 kelompok usia yaitu 24 - 35, 36-43, 44-55 dan PWRI atau pensiunan.(OL-4)
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved