Minggu 07 Maret 2021, 23:40 WIB

Frasa Agama Raib, Ini Kata Majelis Pendidikan Katolik

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Frasa Agama Raib, Ini Kata Majelis Pendidikan Katolik

Antara
Siswa tengah berdoa menjelang Ujian Nasional

 

RAIBNYA frasa 'agama' dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dipertanyakan sejumlah organisasi masyarakat. Sebab, draf terbaru menggantikan frasa 'agama' itu menjadi kata 'akhlak' dan 'budaya'.

Kritik bertubi-tubi disampaikan oleh sejumlah organisasi masyarakat besar seperti PP Muhammadiyah dan LP Maarif. Keheranan juga dilontarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam drafnya, Visi Pendidikan Indonesia 2035 tertulis, "Membangun rakyat Indonesia untuk menjadi pembelajar seumur hidup yang unggul, terus berkembang, sejahtera, serta beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia dengan menumbuhkan nilai-nilai agama, budaya Indonesia, dan Pancasila."

Berbeda dengan Muhammadiyah dan LP Maarif, Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Vinsensius  Darmin Mbula mengaku pihaknya tidak berkeberatan dengan bergantinya frasa 'agama' dalam PJPN.

"Dengan adanya penekanan dalam PJPN itu pada sumber daya manusia Indonesia yang unggul berdasarkan nilai-nilai Pancasila atau profil pelajar Pancasila, itu sudah dengan sendirinya mencakup soal agama di dalamnya," kata Romo Darmin sapaan akrab pria ini kepada Media Indonesia, Minggu (7/3).

Ia beralasan mengingat Sila Pertama dalam Pancasila. Dengan munculnya penekanan pada nilai-nilai Pancasila, maka pendidikan itu tentu harus utuh dan menyeluruh, termasuk terkait perhatian pada pelajaran agama dan budi pekerti di sekolah.

"Sejauh pemahaman saya bahwa PJPN ini sudah sejalan dengan fungsi dan tujuan pendidikan nasional berdasarkan Pasal 3 dan pasal 4 pada  Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional atau UU Sisdiknas," tukas Romo Darmin. (H-2)

 

Baca Juga

MI/Seno

Tolak Bala Kalangan Wali

👤Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal 🕔Kamis 15 April 2021, 03:00 WIB
SUATU ketika Rabi’ah al-Adawiyah, seorang sufi perempuan terkenal, mengembara demi mencari tempat yang lebih tenang dan khusyuk untuk...
DOK/Kalbis Institute

Mahasiswa Kalbis Institute Borong Hibah Kompetisi Kewirausahaan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 15 April 2021, 00:33 WIB
Tiga tim dari Kalbis Institute mampu menduduki posisi enam besar dan memenangkan hadiah sebesar Rp25 juta serta berhak mendapatkan...
Dok: Bantu Kerja

Platform Baru Bantu Kerja Menjawab Persoalan Laten Dunia Magang

👤Retno Hemawati 🕔Rabu 14 April 2021, 22:14 WIB
Bantu Kerja, sebuah platform yang secara langsung mempertemukan calon pemagang dengan pemberi magang diluncurkan di Jakarta, Rabu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya