Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono memastikan bahwa mutasi virus korona yang pertama kali ditemukan di Inggris atau B.1.1.7 telah ada 2 kasus di tanah air.
"Tepat 1 tahun hari ini, kita menemukan mutasi B.1.1.7 UK mutation di Indoensia, ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan 2 kasus," kata Dante dalam peringatan Satu Tahun Pandemi Covid-19 bertajuk "Inovasi Indonesia untuk Indonesia Pulih, Bangkit dan Maju," di Jakarta, Selasa (2/3).
Dante menyebutkan dalam satu tahun perjalanan melawan pandemi. Namun, perjuangan itu masih terus berlanjut dengan adanya kasus mutasi tersebut.
"Apa artinya kita akan menghadapi pandemi ini dengan tingkat kesulitan yang semakin berat, dari 462 yang sudah kita cek di seluruh Nusantara dalam beberapa bulan ini kita sudah menemukan 2 kasus tadi malam," sebutnya.
Baca juga: Puan Tekankan Puskesmas Ujung Tombak Vaksinasi Covid-19
Menurutnya, refleksi satu tahun pandemi itu akan membuat tantangan baru kedepan untuk lebih mengembangkan proses-proses yang berkaitan dengan riset yang semakin cepat. Bahkan model-model penanganan yang lebih baik dan studi studi epidemiologis secara analitik karena proses mutasi ini sudah ada di sekitar masyarakat.
"Mudah-mudahan kolaborasi yang kita kerjakan dari masyarakat, Kementerian Kesehatan, kemenristek Brin itu akan membuahkan hal positif akan membuat kita keluar dari pandemi masuk dalam lingkup endemik," jelasnya.
Diketahui penemuan awal menunjukkan bahwa B.1.1.7 , varian SARS-CoV-2 yang pertama kali diidentifikasi di Inggris, mungkin lebih mudah menular karena menghabiskan lebih banyak waktu di dalam inangnya daripada varian sebelumnya
Studi sebelumnya memperkirakan B.1.1.7, yang sekarang menyebar dengan cepat di sejumlah negara, kira-kira 50% lebih menular daripada varian virus Corona sebelumnya. Yonatan Grad di Harvard T.H. Chan School of Public Health di Boston, Massachusetts, dan koleganya memeriksa hasil tes SARS-CoV-2 harian pada 65 orang yang terinfeksi SARS-CoV-2, termasuk 7 orang yang terinfeksi B.1.1.7. Tim melihat berapa lama virus bertahan dan jumlah virus yang ada di setiap titik waktu.
Pada orang yang terinfeksi B.1.1.7, infeksi berlangsung rata-rata 13,3 hari, dibandingkan dengan 8,2 hari pada orang dengan varian lain. Ada sedikit perbedaan dalam konsentrasi puncak virus antara kedua kelompok.
Nature.com melaporkan, temuan ini mengisyaratkan bahwa B.1.1.7 lebih mudah ditularkan daripada varian lain. Sebab orang yang tertular terinfeksi dalam waktu yang relatif lama, dan karenanya dapat menginfeksi lebih banyak kontak. (OL-4)
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved