Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah merencanakan vaksinasi bagi guru dan pendidik di Indonesia. Jadwal vaksinasi untuk guru dan pendidik tahap pertama akan disuntikkan pada Rabu, 24 Februari 2021.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen) Kemendikbud, Jumeri mengatakan bahwa rencana tersebut bisa dilakukan secara bertahap dari jenjang dasar hingga menengah. Vaksinasi guru dan pendidik harus tuntas per kabupaten/ kota, sehingga bisa mendukung percepatan pembelajaran tatap muka di wilayah kabupaten/ kota.
"(Vaksinasi) jenjang dasar hingga menengah terlebih dahulu. Kalau bisa di satu kabupaten/ kota tuntas. Mudah-mudah (bisa mendukung percepatan PTM secara nasional)," ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (22/2).
Baca juga: KLHK Bangun Enam Pemusnah Limbah B3 Medis
Menurutnya, keputusan pelaksanaan PTM secara nasional harus didiskusikan bersama stakeholder lainnya. Pasalnya, vaksinasi bukan syarat utama pelaksaan PTM. "Masih harus berbicara dengan gugus tugas," imbuhnya.
Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Hendarman menyampaikan bahwa belum ada keputusan PTM secara nasional diberlakukan. Sejauh ini Kemendikbud meyerahkan keputusan PTM pada masing-masing pemerintah daerah.
"Tergantung pimpinan di daerah sesuai SKB 4 menteri. Kewenangan ada di pimpinan daerah," ucapnya.
Meski demikian, rencana vaksinasi guru dam pendidik merupakan harapan baru. Artinya, pemerintah daerah akan lebih mudah melaksanakan PTM bila para guru dan pendidik di daerah sudah divaksinasi.
"Mudah-mudahan, tergantung kapan selesai vaksinasi," tambah dia.
Adapun, guru dan tenaga pebdidik merupakan kelompok prioritas kedua penerima vaksin setelah para tenaga kesehatan. Dengan mempercepat vaksinasi nasional, Indonesia diharpkan mampu mencapai herd immunity. (H-3)
Gogot menyebut harga satuan perangkat yang dibeli pemerintah sebesar Rp5,2 juta tanpa paket Chrome Device Management (CDM ).
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved