Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, terutama wilayah Jabodetabek, untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi. Sebab, puncak musim hujan diperkirakan masih berlangsung hingga awal Maret mendatang.
"Saat ini, sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek, berada dalam periode puncak musim hujan," ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Rajab saat dihubungi, Jumat (19/2).
"Sehingga hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, masih berpotensi terjadi di Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan," imbuhnya.
Baca juga: Genangan Air Berwarna Putih Pekat di Sunter Diselidiki
Lebih lanjut, dia mengingatkan warga agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG. Informasi bisa diakses lewat situs resmi, aplikasi mobile, serta kanal media sosial milik BMKG.
"Waspada potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang dan longsor. Akibat masih tingginya intensitas curah hujan," pungkas Fachri.
Masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan, diimbau untuk mempersiapkan diri di tengah musim hujan. "Persiapkan perlengkapan pendukung. Misalnya, payung atau jas hujan," tutupnya.(OL-11)
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya Senin 23 Februari 2026 berpotensi berawan hingga hujan siang hari. Cek suhu, kelembapan, dan tips aktivitas.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved