Jumat 19 Februari 2021, 10:40 WIB

Satgas Covid-19 Akselerasi Terwujudnya Sistem Satu Data

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Satgas Covid-19 Akselerasi Terwujudnya Sistem Satu Data

ANTARA/ Novrian Arbi
PENDATAAN: Sejumlah RW di kawasan Dago, Bandung menerapkan PPKM skala Mikro dengan menyediakan posko pendataan warga dan kebutuhan lainnya.

 

SINKRONISASI data covid-19 maupun data kesehatan lainnya dalam satu data dapat dimaksimalkan dan diwujudkan lebih cepat dengan adanya pandemi covid-19 di Indonesia. "Satu data ini akan dijadikan fondasi untuk memformulasikan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, dalam keterangan resmi.

Satgas Penanganan Covid-19 saat ini turut berupaya mengakselerasi terwujudnya satu data, setidaknya untuk penanganan covid-19. Seperti dengan memanfaatkan data testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan) yang dikumpulkan Kementerian Kesehatan dari seluruh laboratorium, puskesmas dan rumah sakit se-Indonesia.

Data ini selanjutnya diolah oleh sistem Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) Monitoring Perubahan Perilaku. Hasil olahan data, menjadi analisis sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

"Selain mengolah data kesehatan, sistem Bersatu Lawan Covid-19 yang mengumpulkan, juga melakukan analisis terhadap data monitoring protokol kesehatan yang dikumpulkan duta perubahan perilaku, aparat TNI/Polri sebagai penegak kedisiplinan hingga tingkat kabupaten/kota," lanjut Wiku.

Perkembangan hingga 14 Februari 2021, sistem BLC Monitoring Perubahan Perilaku telah menerima lebih dari 300 juta laporan masuk. Data ini diolah, sehingga menunjukkan peningkatan atau penurunan di tingkat kabupaten/kota setiap minggunya. Dan hal ini didukung dengan infrastruktur berbasis high performance computing. Sehingga dapat mengolah hingga 20 miliar data dalam 90 mili second.

Untuk itu, upaya mewujudkan satu data ini dapat dicapai apabila terjalin koordinasi dan komunikasi yang baik antara seluruh unsur yang terlibat, baik pengumpul, pengelola maupun pengolah data. "Dimohon kepada seluruh instansi pemegang data baik tingkat pusat dan daerah agar terus berkoordinasi dengan baik demi tercapainya kualitas data yang mumpuni," pungkas Wiku.(H-1)

Baca Juga

DOK Uhamka

Lazismu Uhamka Berikan Beasiswa Kepada Mahasiswa

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 01 Maret 2021, 01:17 WIB
Beasiswa bagi mahasiswa...
Antara

Padang Targetkan Kunjungan Wisata 5,6 Juta Wisman di 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 Februari 2021, 23:55 WIB
Pemerintah Kota Padang menargetkan kunjungan 5,6 juta wisatawan pada 2021 atau sama dengan target kunjungan wisatawan pada...
ANTARA/Didik Suhartono.

Olahraga Lebay Justru Berbahaya Ini Ciri-Cirinya

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 Februari 2021, 23:19 WIB
Ada beberapa ciri lain dari seseorang yang berlebihan olahraga adalah gangguan menstruasi, sering tidak enak badan, berat badan turun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya