Jumat 12 Februari 2021, 21:22 WIB

Mendikbud: Daerah yang Tidak Terjangkau Internet Bisa Tatap Muka

Antara | Humaniora
Mendikbud: Daerah yang Tidak Terjangkau Internet Bisa Tatap Muka

ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim di bengkel SMK Negeri 3 Kota Sorong, Papua Barat.

 

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa sekolah di Provinsi Papua Barat yang sulit bahkan tidak ada jaringan internet untuk melakukan belajar jarak jauh dapat melakukan pembelajaran tatap muka, namun tetap melalui protokol kesehatan COVID-19.

"Kemendikbud mendorong agar sekolah di Papua Barat, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang sulit bahkan tidak ada jaringan internet dapat melakukan belajar tatap muka," katanya saat kunjungan kerja hari ketiga di Kepulauan Sorong, Provinsi Papua Barat, Jumat.

Dia mengatakan belajar tatap muka bagi daerah yang tidak ada jaringan internet dilakukan agar anak-anak tidak ketinggalan pelajaran.

"Belajar tatap muka juga mesti dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19," katanya.

Baca juga: Imlek 2021, Ketua DPR: Kuatkan Persatuan Hadapi Covid-19

Namun semua itu, kata dia, kembali kepada keputusan pemerintah daerah, kepala sekolah, dan komite sekolah sebab kewenangan diberikan kepada daerah untuk memutuskan sesuai kondisi daerah itu.

Menurut dia, SKB 4 menteri yang dikeluarkan pemerintah untuk memastikan bahwa di setiap daerah dapat memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada.

Karena itu, dia meminta kepada kabupaten dan provinsi di Papua Barat agar menggunakan SKB 4 menteri tersebut untuk memulai proses tatap muka bagi sekolah di daerah yang tidak ada jaringan internet untuk melakukan pembelajaran jarak jauh.

Belajar tatap muka diatur dengan baik dan mengutamakan protokol kesehatan misalnya satu Minggu tiga kali tatap muka sudah cukup agar anak-anak tidak ketinggalan pelajaran.

"Tetapi semua itu tergantung pada kepala sekolah dan komite sekolah. Jika sekolah memperbolehkan maka pemerintah daerah harus memberikan dukungan agar berjalan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan," demikian Nadiem Makarim.(OL-4)

Baca Juga

Antara

DPR: Tim Bayangan Nadiem Rendahkan Kualitas SDM Kemendikbud-Ristek

👤Naufal Zuhdi 🕔Minggu 25 September 2022, 11:05 WIB
DUNIA pendidikan geger, setelah Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim mengungkapkan keberadaan 400 anggota tim bayangan. Selain jumlahnya yang...
Ist/BenihBaik.com

Driver Ojol yang Jadi Pahlawan Penyelamat bagi Kucing Terlantar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 10:49 WIB
Pria asal Magelang, Jawa Tengah yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) itu sehari-hari hidup dengan merawat kucing-kucing sakit...
Ist/DPR

Komisi V DPR Dorong BMKG Bandung Barat Tingkatkan Sistem Peringatan Dini

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 10:19 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya BMKG Lembang Bandung Barat untuk meningkatkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya