Jumat 29 Januari 2021, 20:50 WIB

BATAN Sabet Kategori Baik Penerapan Sistem Merit Manajemen ASN

Faustinus Nua | Humaniora
BATAN Sabet Kategori Baik Penerapan Sistem Merit Manajemen ASN

Dok. Batan
Kepala Sumber Daya Manusia dan Organisasi Batan, Sudi Ariyanto menerima penghargaan, Jumat (29/1).

 

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) meraih penghargaan kategori 'Baik' untuk Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan di tingkat lembaga tersebut diperoleh BATAN dengan nilai 291,5.

“Kami sangat bersyukur atas anugerah ini yang merupakan penghargaan terhadap upaya BATAN menerapkan Sistem Merit. BATAN mendapatkan nilai 291,5 setara indeks 0,71. Di tahun 2020, BATAN bisa meningkatkan sekitar 39 poin dari penilaian sebelumnya,” ucap Kepala Sumber Daya Manusia dan Organisasi (BSDMO) BATAN, Sudi Ariyanto dalam keterangn resmi, Jumat (29/1).

Baca juga: Kemendikbud Gandeng Swasta Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Terdapat 24 instansi dengan kategori 'Sangat Baik', 57 instansi kategori 'Baik', 31 instansi kategori 'Kurang', dan 72 instansi kategori 'Buruk' pada hasil penilaian penerapan Sistem Merit di instansi pemerintah sejak 2019 hingga akhir tahun 2020. Penilaian dilakukan terhadap 8 aspek manajemen ASN, yakni, perencanaan kebutuhan; pengadaan; pengembangan karir; promosi dan mutasi; manajemen kinerja; penggajian, penghargaan, dan disiplin; perlindungan dan pelayanan; dan sistem informasi.

Kepala BSDMO BATAN, Sudi Ariyanto berharap, kedepan BATAN akan terus mengupayakan penerapan Sistem Merit menuju ke predikat 'Sangat Baik'.

“BATAN memerlukan minimal 26 poin lagi untuk mendapatkan predikat 'Sangat Baik'. Kami (BSDMO) mengharapkan komitmen para pimpinan dan kerja sama seluruh staf BATAN untuk mewujudkan hal ini,” kata dia.

Adapun, Sistem Merit menurut Pasal 1 Undang-Undang No. 5 tahun 2014 tentang ASN, adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal-usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.

“Sistem Merit sebetulnya telah diterapkan pada manajemen kepegawaian pemerintah Indonesia sejak dulu, tetapi penerapannya belum tertuang secara eksplisit dalam regulasi. Sistem Merit menekankan pada kompetensi pegawai. UU ASN  terbit sebagai upaya untuk lebih meningkatkan penerapan Sistem Merit pada instansi pemerintah,” tutur Ketua KASN, Agus Pramusinto.

Manfaat sistem merit, lanjut Agus, adalah untuk merekrut ASN yang profesional dan berintegritas, menempatkan mereka pada jabatan-jabatan birokrasi pemerintah sesuai kompetensinya, memberikan penghargaan bagi ASN yang adil dan layak sesuai kinerja, mengembangkan kemampuan dan kompetensi ASN, memberikan kepastian karir dan melindungi karir ASN dari intervensi politik dan tindakan kesewenang-wenangan, serta mengelola ASN secara efektif dan efisien. (H-3)

Baca Juga

Ist

SIP Gandeng BWA Tanam 5000 Bibit Mangrove di Pesisir Muara Gembong Bekasi

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:45 WIB
Program Samudera Green Movement yang digagas SIP, menjalin kolaborasi dengan BWA untuk membantu masyarakat di Kampung Beting...
Antara/Yulius Satria Wijaya.

Kisah Seorang Pria yang Bertobat dari Membidahkan Maulid Nabi

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:21 WIB
Alkisah ada seorang pria yang tidak mau berdiri pada acara peringatan Maulid Nabi. Masalahnya, ia berkeyakinan bahwa perbuatan itu...
MI/ Andri Widiyanto

Status Pandemi Belum Dicabut, PPKM Level 1 Diperpanjang Seminggu

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:06 WIB
PEMERINTAH Indonesia kembali memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali dan Luar jawa Bali guna menekan laju...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya