Jumat 29 Januari 2021, 07:00 WIB

Menanti Kebangkitan Pariwisata Indonesia

Despian Nurhidayat | Humaniora
Menanti Kebangkitan Pariwisata Indonesia

MI/M Irfan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (belakang layar) tampil dalam Media Group News (MGN) Summit Indonesia 2021.

 

MELONJAK: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (belakang layar) tampil dalam Media Group News (MGN) Summit Indonesia 2021 bertema Wonderful Indonesia: reviving the tourism industry secara virtual, kemarin. Sandiaga optimistis dalam waktu 10 tahun ke depan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia dapat melonjak.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno optimistis dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia dapat melonjak. Bahkan, dia mencanangkan daerah wisata Indonesia dapat menjadi destinasi wisata pilihan di Asia Tenggara.

“Saya optimistis dalam 10 tahun ke depan kita dapat mencapai keunggulan destinasi domestik. Kita punya banyak peluang dan kita lihat ekosistem ini mesti dibangun. Kita canangkan destinasi wisata kita bisa jadi destinasi pilihan Asia Tenggara,” ungkapnya dalam Media Group News (MGN) Summit Indonesia 2021 bertema Wonderful Indonesia: reviving the tourism industry secara virtual, kemarin.

Dalam kondisi pandemi covid-19, Sandi menilai wisatawan domestik mampu menjadi jawaban pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pasalnya, dia mengatakan sebanyak 55 juta wisatawan domestik dari dalam negeri memiliki potensi yang luar biasa.

“Ada Rp150 triliun yang keluar dari Indonesia tiap tahunnya karena banyak wisatawan domestik asyik liburan di luar negeri. Nah, kalau ini bisa kita manfaatkan, setidaknya kita mampu mendapat Rp50 triliun dari potensi wisatawan domestik ini,” kata Sandi.

Menurut Sandi, semua hal itu harus dibarengi dengan cara pemerintah mengatasi pandemi covid-19 secara cepat. Bahkan, jika pandemi mampu diatasi secara cepat, menurutnya, lapangan pekerjaan di sektor pariwisata juga akan terbuka sangat lebar.

“Kita harus bantu dalam tiga sampai enam bulan ke depan untuk menekan covid-19. Dengan mampu menekan covid-19, kita yakin nantinya ada kenaikan lapangan kerja sekitar 3%-4% di sektor pariwisata dan di sektor ekonomi kreatif sebesar 2%-3%,” ujarnya.

Ia mengibaratkan pandemi saat ini seperti badai yang harus dihadapi secara serius bersama-sama. Setelah badai berlalu, Sandi yakin pelangi yang indah menanti di depan sana.

Potensi daerah

Pendapat Menparekraf itu juga diamini Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah pada acara yang sama. Ia yakin pariwisata Indonesia bakal bangkit pascapandemi. Apalagi Sulsel menjadi salah satu daerah di Nusantara yang memiliki beragam destinasi wisata yang menyuguhkan pemandangan indah, mulai wisata alam, budaya, hingga bahari.

“Kalau kita bicara wisata alam, kita punya pemandian air panas Lejja (di Kabupaten Soppeng). Sudah dilakukan uji air dan komposisi belerangnya. Ini sangat cocok untuk kesehatan,” ujar Nurdin.

Menurut dia, wisata pemandian air panas cukup digemari turis asal Jepang. Destinasi wisata itu serupa dengan pemandian air panas yang ada di ‘Negeri Sakura’.

“Kalau di Jepang, kita berendam di alam bebas. Nah, ini sekarang coba (kita) dorong wisata untuk domestik dan mancanegara,” jelasnya.

Gubernur Sulsel menambahkan, ada beberapa wisata budaya Sulsel yang juga menjadi destinasi favorit wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Di antaranya menyaksikan upacara pemakaman di Toraja, melihat kehidupan suku Kajang dengan busana serbahitam, serta melihat produksi kapal pinisi di Kabupaten Bulukumba.

Sulsel pun memiliki tiga lokasi wisata bahari yang dapat memanjakan mata wisatawan. Itu ada di Kepulauan Spermonde, Pantai Tanjung Bira, dan Taman Nasional Taka Bonerate di Kepulauan Selayar.

“Saya kira ini semua luar biasa. Oleh karena itu, Mas Menteri (Sandi) sudah kunjungi (Kepulauan Selayar) pasti melihat keindahan yang luar biasa,” jelasnya. (Medcom/S-2)

Baca Juga

Antara/Muhamamd Iqbal

Kimia Farma Terus Matangkan Persiapan Vaksinasi Gotong Royong

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Mei 2021, 22:24 WIB
Vaksinasi Gotong Royong merupakan vaksinasi kepada karyawan/karyawati, keluarga, dan individu lain terkait dalam keluarga yang...
Dok. Kemenkominfo

Menkominfo : Lebaran Virtual tak Kurangi Nilai Silaturahmi

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 17 Mei 2021, 21:14 WIB
“Lebaran digital dan silaturahmi digital itu keren. Hari ini kita lakukan itu secara bersama-sama yang tentu tidak akan mengurangi...
MI/ Abdillah M Marzuqi

Bebelac Salurkan Bantuan Nutrisi untuk Anak di Panti Asuhan

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Senin 17 Mei 2021, 20:40 WIB
Bantuan itu disalurkan melalui program donasi Anak Hebat Berbagi selama bulan Ramadan tahun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Optimalkan Potensi Zakat, Ekonomi Bergerak

Berdasarkan data outlook zakat Indonesia pada 2021 yang dipublikasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya