Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
INFLUENCER Raffi Ahmad menerima suntikan vaksin covid-19 dosis kedua di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini, Rabu (27/1).
Sama seperti pada suntikan dosis pertama pada 13 Januari silam, kali ini, Raffi juga divaksinasi berbarengan dengan Presiden Joko Widodo.
"Rasanya seperti digigit semut. Ini juga tidak ada efek samping sama seperti suntikan pertama," ujar Raffi selepas divaksinasi dosis kedua.
Baca juga: Prof Thalib Lebih Tenang Saat Suntikan Vaksin ke Jokowi
Sebagai salah satu orang yang sudah menjalani dua kali vaksinasi, Youtuber dengan jumlah pengikut terbesar di Indonesia itu meminta masyarakat untuk tidak takut dan antivaksin.
"Karena tidak ada yang gimana-gimana. Saya cuma merasa mengantuk dan pegal saja. Jadi orang-orang tidak usah takut. Kita sudah divaksin dan alhamdulilah kita sehat," tutur Raffi.
Ia juga meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah yang teeus berjuang keras menangani pandemi di Tanah Air.
"Kita semua harus percaya kepada pemerintah karena pemerintah akan melakukan yang terbaik," lanjutnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Perusahaan ini fokus menggunakan teknologi vaksin berdasarkan mRNA pada Desember 2020, vaksin COVID-19 produksi mendapatkan izin penggunaan darurat di amerika serikat.
MEDIAINDONESIA.COM 20 Mei 2025 menurunkan berita berjudul ‘Covid-19 Merebak di Singapura dan Hong Kong, Masyarakat Diminta Waspada’.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved