Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit kerap mengungkapkan banyaknya obat dan suplemen yang mereka minum setiap harinya untuk memulihkan kesehatan mereka dan membantu menguatkan sistem imunitas tubuh.
Namun, sebenarnya menjaga sistem imunitas tubuh sangat diperlukan, tidak hanya karena pandemi covid-19 masih berlanjut, namun juga karena datangnya musim hujan seperti sekarang ini.
Berikut ini adalah 4 vitamin yang dibutuhkan untuk mendukung sistem imun agar tetap sehat seperti dilansir Insider:
1. Vitamin C
“Vitamin C sangat penting untuk fungsi imun yang sehat. Vitamin C dapat membunuh mikroba berbahaya, termasuk bakteri dan virus seperti flu dan pnemuomonia,” kata D’Adamo, PhD, seorang ahli epidemiologi dan direktur Center for Integrative Medicine di University of Maryland School of Medicine.
Vitamin C juga dapat meningkatkan produksi tubuh terhadap sel-sel imun yang penting. Termasuk sel darah putih dan fagosit, yang merupakan sel pembunuh bakteri dengan cara menyerapnya.
2. Vitamin B6
Tubuh kita membutuhkan vitamin B6 untuk membuat sel imun yang dapat membantu tubuh melawan mikroba berbahaya. Selain itu, vitamin B6 juga membantu prodiksui sel T,-jenis sel imun yang dapat membantu membunuh sel yang terinfeksi pada tubuh dan mengaktifkan respons sistem imun.
Wanita harus mendapatakan sekitar 1,2 mg vitamin B6 setiap harinya, sedangkan pria 1,4mg. Sumber makanan yang mengandung vitamin B6 di antaranya kentang, tuna, pisang, ayam, dan kale.
3. Vitamin D
Kekurangan vitamin D membuat tubuhmu lebih rentan terkena infeksi pernapasan seperti pneumonia dan bronkitis. Kondisi Ini terjadi karena vitamin D meningkatkan jumlah sel makrofag, yang merupakan sel imun untuk membunuh sel-sel penyakit yang menyerang tubuh.
“Vitamin D juga dapat membantu menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dengan mengurangi produksi bahan kimia yang disebut sitokin inflamasi, yang dapat memperburuk gejala ketika diproduksi terlalu banyak,” kata D'Adamo.
4. Vitamin E
Vitamin E memiliki kemampuan antioksidan, yang dapat membantu tubuh melawan infeksi. Antioksidan merupakan zat yang dapat membantu sel untuk menlawan molekul zat radikal bebas, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan penyakit lainnya.
Asupan vitamin E yang paling baik adalah dari bahan makanan seperti ikan trout, paprika merah, alpukat, minyak biji bunga matahari, dan almond. Dengan mendapatkan dari alam, tubuh akan mendapatkan manfaat antioksidan lebih banyak. (Medcom.id/H-2)
KIWI dikenal sebagai buah yang kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, serta serat. Bagian kulitnya justru menyimpan banyak nutrisi penting.
Vitamin D sebenarnya memiliki banyak manfaat lain yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Buah yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan esensial, buah-buahan memberikan nutrisi awal yang baik untuk mengawali hari.
Vitamin atau yang dikenal sebagai mikronutrien, sangat penting bagi tubuh. Untuk menunjang fungsi sel dan proses molekuler tubuh. Tapi hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil.
Namun, beberapa suplemen mengandung pemanis tambahan yang bisa menambah kalori, sehingga penting untuk memperhatikan komposisinya terutama saat diet.
Rambut rontok bukan sekadar masalah kosmetik. Kekurangan vitamin dan mineral bisa melemahkan folikel rambut dan memicu kerontokan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved