Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH telah memutuskan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat pada 11 hingga 25 Januari 2020. Salah satu yang dibatasi ialah jam operasional pusat perbelanjaan atau mal.
Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 pada 6 Januari 2021 yang dikeluarkan oleh Tito Karnavian
"Pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mal sampai dengan pukul 19.00 WIB," tulis Instruksi Mendagri tersebut dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Kamis (7/1).
Baca juga: Keluar Sumut Juga Tetap Wajib Tes Antigen
Untuk kegiatan makan atau minum di restoran atau mal kapasitasnya diatur sebesar 25% dan untuk layanan makanan melalui pesan antar/bawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran.
Dalam instruksi juga disebutkan, untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.
Untuk tempat kerja/perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work Form Office sebesar 25 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan kegiatan lain yang dibatasi seperti peribadatan, tempat hiburan juga dibatasi.
"Para kepala daerah agar melakukan monitoring dan rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait, secara berkala, harian, mingguan dan bulanan, untuk melakukan pembatasan," kata Tito. (OL-4)
Ia mengungkap akan menggelar perlombaan atau kompetisi antarmal agar pelaku usaha semakin agresif menawarkan program menarik bagi pengunjung.
Nantinya Mall Pluit Junction akan dibuka kembali dengan konsep baru yang lebih modern dan relevan.
KETUA Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menyatakan turut mengomentari fenomena rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya nanya (Rohana).
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang dalam beberapa program pembangunan telah menempatkan nasionalisme sekaligus mencintai produk lokal Bali.
Temuan menunjukkan bahwa paparan iklan di dalam mal mampu menghasilkan brand recall yang lebih tinggi dan meningkatkan keterlibatan audiens dibandingkan media luar ruang lainnya.
Pemerintah Kota Bandung Jawa Barat sudah menyiapkan langkah setelah melihat sejumlah mal sepi pengunjung atau bisa dibilang mati suri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved