Senin 07 Desember 2020, 18:55 WIB

Banjir dan Longsor Lebak, Satu Warga Masih Hilang

Ferdian Ananda | Humaniora
Banjir dan Longsor Lebak, Satu Warga Masih Hilang

ANTARA/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS
Seorang bapak menggendong anaknya saat menembus banjir di Desa Keusik, Lebak, Banten, Kamis (3/12).

 

Banjir yang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi menyebabkan beberapa sungai meluap, seperti Sungai Ciberang dan Sungai Ciujung di sebelah Utara serta Sungai Ciliman di Selatan. Banjir terpantau sejak tadi malam, Minggu (6/12), pukul 20.00 waktu setempat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan banjir menyebabkan empat warga Kabupaten Lebak hanyut. Dua warga berhasil selamat, sedangkan satu meninggal dunia dan satu lainnya masih dalam pencarian. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lebak bersama tim gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi korban di lapangan.

"Di samping evakuasi korban, tim gabungan berada di lokasi untuk melakukan kaji cepat dan memberikan pelayanan kepada warga yang dievakuasi," kata Raditya dalam keterangan tertulis Senin (7/11).

Baca juga:Wamen LHK: Genarasi Muda Bangkit Jadi Agen Perubahan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak bersama dinas terkait lain telah mendirikan tenda keluarga dan mengoperasionalkan dapur umum. Data sementara per Senin, 7 Desember 2020, lokasi pos pengungsian berada di 7 titik, di antaranya 4 titik di Kecamatan Rangkasbitung, masing-masing 1 titik di Kecamatan Banjarsari, Cirinten dan Leuwidamar.

Data kerugian materiil sementara tercatat 1.817 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian beragam antara 100 hingga 150 cm. Sedangkan hujan tadi malam juga menyebabkan longsoran hingga mengakibatkan kerusakan di sektor pemukiman. BPBD setempat mencatat rumah rusak ringan akibat longsor 21 unit, rusak sedang 27 dan rusak berat 15. Infrastruktur pada fasilitas umum masih dalam pendataan.

BPBD mengidentifikasi beberapa wilayah yang terdampak cuaca ekstrem ini antara lain Kecamatan Wanasalam, Cigemblong, Malingping, Cirinten, Bojongmanik, Leuwidamar, Gunungkencana, Banjarsari, Muncang, Lebak Gedong, Cirinten, Cipanas, Cijaku, Cileles, Cimarga, Kalanganyar, Cibadak dan Rangkasbitung.

BNPB memonitor kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Lebak pada Senin (7/12) sekitar pukul 12.00 WIB terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Pantauan di lapangan, tinggi muka air masih mencapai 100 cm.

Menurut prakiraan cuaca tiga hari ke depan, wilayah Banten termasuk wilayah dengan potensi hujan, bahkan pada 8 Desember 2020, prakiraan BMKG menyebutkan berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lebak untuk mendapatkan informasi situasi terkini penanganan darurat bencana banjir dan longsor. "Masyarakat diimbau untuk tetap siap siaga dan waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi yang lebih buruk," pungkasnya. (H-3)

Baca Juga

Antara/Arnas Padda.

Inilah Akar Masalah Maraknya Perkawinan Anak

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 04:55 WIB
Kalau pun perempuan bisa meraih pendidikan tinggi pun, Andy memandang terdapat ketidakseimbangan antara perempuan dan laki-laki dalam...
MI/Rudi Kurniawansyah.

Operasi TMC di Jabodetabek-Jabar Berlangsung hingga Minggu

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 01:50 WIB
Pada Jumat (26/2) disiapkan sebanyak 5 ton garam NaCl untuk dilakukan penyemaian di sejumlah titik di...
Antara/Aditya Pradana Putra.

UU Nomor 23 Tahun 2011 Dianggap belum Tumbuhkan Pengelola Zakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 00:01 WIB
Forum Zakat memandang masih sedikit LAZ berbasis tradisional dan komunal mendapatkan pengakuan dan pengesahan oleh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya