Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTISIPASI perempuan dalam usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sangat penting dalam meningkatkan sumber pendapatan, taraf hidup, kesejahteraan keluarga serta masyarakat, hingga kemajuan daerah. Dalam kondisi pandemi covid-19, bagaimana cara agar kaum hawa tetap bertahan di masa new normal ini?
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih pun memberikan beberapa tips bagi perempuan pengusaha dalam menghadapi era tatanan hidup baru.
“Pertama, perempuan pengusaha harus bertahan dalam bisnisnya. Kedua, tidak beranggapan bahwa kondisi akan kembali seperti sedia kala, maksudnya agar kita harus tetap berjuang dengan cara kita sekarang untuk bertahan," kata Gati pada webinar yang bertajuk Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ibu (PHI) 2020, Rabu, (25/11).
Tips ketiga, lanjut Gati, perempuan harus memiliki kemampuan adaptasi bisnis dengan kondisi saat ini dengan cara terus kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnisnya.
Lalu tips keempat, Gati menyarankan agar usaha yang dijalankan kaum hawa mengacu pada perubahan model bisnis perusahaan besar. Terkait strategis bisnis sebaiknya dilakukan optimalisasi produk atau layanan yang sudah ada, perluasan cakupan bisnis, serta pengembangan atau terobosan baru produk atau jasa.
Menurut Komisaris Independen PT Pemodalan Nasional Madani (PNM), Veronica Colondam, kesejahteraan keluarga akan lebih terlindungi ketika ibu terlibat dalam pendapatan keluarga dan turut dalam pengambilan keputusan dalam keluarga.
“Ketika ada masalah keuangan dalam keluarga, perempuan atau Ibu bisa langsung berupaya untuk mengurangi pengeluaran keluarga,
Dari penelitian yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) disebutkan bahwa perempuan bekerja biasanya akan menyisihkan 90% penghasilannya untuk keluarga.
"Hal ini juga akan berdampak besar pada pemenuhan kesehatan keluarga. Lebih jauh lagi, pengusaha mikro perempuan juga berpeluang untuk membuka jutaan lapangan pekerjaan di sektor informal,” ujar Veronica.
Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi menyebutkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 7,5 juta perempuan pra sejahtera yang telah dan sedang mendapatkan pendampingan dari PT PNM dengan didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
"Selama pandemi Covid-19 sebagian besar perempuan pra sejahtera yang mendapatkan dampingan tersebut menjadi tulang punggung keluarga. Dengan adanya program dampingan tersebut, mereka bisa mengaktualisasikan kemampuan produktifnya, dan akhirnya mampu berkontribusi dalam menyejahterakan keluarga," kata Arief.
Di mata Menteri PPPA Bintang Puspayoga, perempuan yang mandiri secara ekonomi adalah pahlawan ekonomi bagi keluarganya, apalagi dalam masa-masa sulit ini. Selain ikut membantu menopang ekonomi, keluarga pun menjadi lebih harmonis, setara dan sejahtera. (H-2)
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
Miom adalah pertumbuhan jaringan otot dan jaringan ikat di dinding rahim, sedangkan kista merupakan kantong berisi cairan yang umumnya terbentuk di ovarium.
Industri makanan dan minuman Indonesia tumbuh 6,4% pada Triwulan III 2025. Namun, konsumsi susu nasional masih rendah dan ketergantungan impor bahan baku jadi tantangan utama.
PENGUATAN pendidikan vokasi merupakan strategi utama dalam membangun industri nasional yang bernilai tambah tinggi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahadi menyebutkan bahwa pendidikan vokasi menjadi tulang punggung industri.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi industri.
Guna mencetak SDM industri yang kompeten, salah satu langkah strategis yang dilakukan Kemenperin adalah penyelenggaraan Pelatihan Industrial-Based Curriculum (IBC).
Program ini merupakan peta jalan strategis untuk mengimplementasikan revolusi industri keempat di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved