Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH negeri dari berbagai jenjang dengan jumlah 216 ribu lembaga dan siswa di atas 45 juta jiwa membutuhkan bimbingan dan konseling (BK) daring mengingat ketersediaan sumber tenaga kependidikan konvensional sudah tidak memadai lagi.
Pendekatan melalui siber konseling (SK) merupakan salah satu pilihan sebagai media akselerasi yang dapat diandalkan untuk menjawab tuntutan organisasi moderen agar cepat merespons perubahan strategis dalam dunia konseling bagi siswa.
“Saat ini layanan BK di sekolah mengalami banyak kendala karena rasio jumlah tenaga guru BK maupun efektivitas layanan di sekolah sangat tidak sebanding,” ujar Kristiawan, salah seorang pengagas aplikasi siber konseling di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPTK) Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling (BK), Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud secara virtual, kemarin.
Pentingnya bimbingan dan konseling bagi siswa ini dirasa mendesak karena sekarang tidak semua siswa dapat merasakan layanan BK sehingga materi kecakapan soft skill tidak didapat secara baik. Lainnya, yakni layanan bimbingan karier dan studi lanjut juga tidak optimal, serta siswa yang memiliki permasalahan pribadi jarang sekali mendapatkan layanan konseling yang praktis dan efektif sesuai dengan kebutuhannya.
Menurut Kristiawan, pelaksanaan layanan BK di setiap sekolah tersebut akan lebih optimal didesain dengan pemanfaatan TIK yang lebih menarik bagi peserta didik.
“Dibutuhkan terobosan strategis dalam rangka akselerasi dan optimalisasi pelaksanaan layanan BK di sekolah melalui penerapan siber konseling di sekolah,” cetusnya. Ia menambahkan lembaga PPPPTK Penjas dan BK Ditjen. GTK Kemendikbud diharapkan mampu menjawab dan merespons kondisi di lapangan tersebut.
Dia berharap terobosan dari Kemendikbud ini dapat memberikan nilai tambah yang efektif, komprehensif, dan akseleratif bagi layanan BK di sekolah. Untuk diketahui, siber konseling ialah salah satu model layanan bimbingan dan konseling tempat konselor dan konseli berinteraksi melalui internet dalam bentuk website, e-mail, atau media lainnya.
Jawab kendala
Sementara itu, Sumiati salah seorang guru BK SMA di Semarang, Jawa Tengah, yang terlibat dalam simulasi penerapan BK daring berharap siber konseling dapat mengisi kekosongan peran BK di seluruh sekolah tanpa benturan waktu dan tempat. Apalagi selama ini guru BK hanya ada di jenjang SMP dan SMA sedangkan jenjang SD belum tersedia.
Ia berharap rancangan implementatif tentang pelayanan BK daring ini setidaknya mampu menjawab berbagai kendala pada kegiatan BK konvensional seperti menghilangkan kesan bahwa BK itu menyeramkan, tidak ada keterpautan soal usia, dan yang terpenting mampu merangsang siswa untuk datang berkonsultasi kapan dan di mana saja, baik untuk urusan minat dan bakat, soal pengenalan potensi, penelaahan jurusan studi, sampai hingga masalah pribadi siswa. (H-1)
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
INDONESIA ialah negeri yang tak terpisahkan dari dinamika alamnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved