Senin 26 Oktober 2020, 19:29 WIB

GeNose C19 Masuk Tahap Uji Diagnostik

Agus Utantoro | Humaniora
GeNose C19 Masuk Tahap Uji Diagnostik

DOK UGM
GeNose (Gadjah Mada Electronic Nose) C19, alat untuk mendeteksi Covid-19

 

ALAT deteksi cepat gejala covid-19 ciptaan tim Universitas Gadjah Mada, GeNose (Gadjah Mada Electronic Nose) C19 mulai memasuki tahap uji diagnostik. Usai menjalani uji diagnostik, GeNose C19 akan masuk tahap produksi yang dijadwalkan pada akhir tahun.

"Kami ingin nantinya harganya bisa lebih murah mungkin agar niat sosialnya untuk bantu (penanggulangan) covid ini dapat tercapai," kata Ketua Tim peneliti dan pengembang Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si usai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama uji diagnostik GeNose C19 antara UGM dengan RS Sardjito, Senin (26/10).

Lebih lanjut, Kuwat mengatakan GeNose C19 adalah inovasi alat kesehatan terbaru yang dikembangkan UGM untuk deteksi cepat gejala covid-19 hanya dengan hembusan nafas. Ia menjelaskan, alat ini sudah mendapatkan izin dari Kemenkes untuk segera menjalani uji diagnostik di sembilan rumah sakit mitra salah satunya  adalah RSUP Dr. Sardjito.

Menurut dia, desain uji diagnostik berupa cross sectional dan triple blinded. Sementara itu, rekrutmen subjeknya adalah multicenter consecutive sampling hingga tercapai jumlah sampel berimbang antara kelompok positif covid-19 dan negatif covid-19.

"Pada tahap awal penerapan GeNose C19 akan difungsikan sebagai alat  screening covid-19. Sambil dievaluasi akurasi, sensitivitas dan  spesifisitasnya maka diharapkan dapat ditingkatkan menjadi alat diagnostik covid-19 yang disetarakan dengan swab/PCR," jelasnya.

Anggota tim peneliti lainnya dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, PhD., menambahkan, dalam uji diagnostik ini setiap pasien akan diambil sampel  nafas dan sampel swab nasofaring secara bersamaan. Ditargetkan, sebanyak 1.500 sampel yang diuji selama tiga minggu dimana 10 persen dari sampel  tersebut benar-benar merupakan pasien yang positif covid-19.

"Kami tidak tahu sampel pasien yang diambil ini positif atau negatif supaya tidak terjadi penyimpangan pada penelitian uji diagnostik,"
katanya.

Di sisi lain, Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi RSUP Dr. Sardjito dalam pelaksanaan uji  diagnostik GeNose C19.

"Kami sangat berharap seluruh pihak mendukung pengembangan produk inovasi GeNose C19 ini agar dapat segera dimanfaatkan untuk mitigasi dan percepatan penanganan pandemi covid-19 serta pemulihan ekonomi Indonesia," harapnya. (R-1)

Baca Juga

DOK Universitas Pancasila

Universitas Pancasila Gelar Wisuda secara Daring

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 28 November 2020, 21:17 WIB
Universitas Pancasila hingga kini telah meluluskan 60.608 sumber daya manusia terdidik dari ahli madya, profesi, dan sarjana berbagai...
DOK. Denny JA

8 Serial Film Era Virus Korona Diluncurkan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 20:46 WIB
8 serial film Denny JA ini dibintangi artis dan aktor nasional papan atas, yaitu Christine Hakim, Reza Rahadian, Ine Febriyanti, Ruth...
Kagama

Kemendikbud Ingin Ubah Stigma Pendidikan Vokasi

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 28 November 2020, 20:08 WIB
Stigma pendidikan vokasi yang masih dianggap pilihan kedua dan dipandang sebelah mata diharapkan bisa berubah. Memilih pendidikan hendaknya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya