Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DI dunia terdapat 300.000 kanker anak per tahun. Di negara maju, tingkat kesmebuhan kanker pada anak cukup tinggi, mencapai 80%. Namun di negara berkembang dan miskin, angka kesembuhan hanya 20%.
Banyak faktor yang menentukan kesembuhan kanker pada anak. Salah satunya adalah dukungan gizi yang baik. Anak-anak sedang menjalani masa tumbuh kembang dan masa pubertas sehingga pemenuhan gizi ini perlu mendaapat perhatian, lebih-lebih pada anak dengan kanker.
“Gizi yang baik bisa melawan risiko infeksi dan mentoleransi efek samping terapi pada anak dengan kanker,” jelas Dr. dr Ririn Hariani,SpGK, spesialis gizi klinis dari RS Kanker Dharmais dalam webinar yang diselenggarakan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Sabtu (24/10).
Dr. Ririn menambahkan, fungsi gizi tidak hanya untuk mempertahankan fungsi tubuh, namun bisa mendukung aktivitas dan kesembuhan anak dengan kanker. Mereka juga menjadi lebih tahan terhadap efek samping terapi sehingga terapi tidak memanjang.
Hubungan gizi dengan kanker
Sekitar 5,50% anak dan remaja dengan kanker mengalami kurang gizi saat terdiagnosis. Angka ini akan meningkat 40-80% saat pasien menjalani terapi kanker. Penyebabnya adalah asupan gizi kurang dan perjalanan kanker itu sendiri.
"Kurang gizi pada anak dengan kanker akan menurunkan peluang kesembuhan. Penelitian menunjukkan lama hidup anak kanker dengan gizi kurang pada bulan ke-6 lebih rendah dibandingkan pasien dengan gizi cukup," jelas dr.Ririn.
Menurut dr.Ririn, dampak malnutrisi pada anak dengan kanker yaitu meningkatkan terjadinya infeksi, meningkatkan komplikasi operasi, menurunkan toleransi kemoterapi dan radiasi, meningkatkan biaya perawatan, performa status menurun, dan beban sosial
Kurang gizi jangka pendek, menurut dr.Ririn, ditandai dengan penurunan massa otot, kurus, tidak tahan efek samping terapi dan jadwal terapi memanjang. Anak Nampak lemas, dan jika dilakukan pemerikaan laboratorium tidak normal. Misalnya kadar hemoglobin turun dan anemia.
“Semua hal tersbeut menjadilan perawatan di rumah sakit menjadi lebih lama. Semakin lama anak dirawat di rumah sakit, membuat anak menjadi rentan depresi,” jelas dr. Ririn.
Dalam jangka panjang akan terjadi malnutrisi kronik sehingga pertumbuhan anak terganggu, ketahanan hidup turun dan gangguan pertubuhan tulang.
Hampir semua jenis kanker berisiko menyebabkan kondisi kurang gizi, terutama kanker stadium lanjut yang membutuhkan terapi intensif berupa kemoterapi, radiasi dan operasi.
“Mengapa anak yang menjalani kemoterapi mengalami kesulitan makan? Karena kemoterapi membunuh sel yang membelah cepat termasuk sel saluran cerna. Selain tidak nafsu makan, anak bisa mengalami sariawan, mual, muntah, diare, dan perubahan rasa kecap,” tambah dr. Ririn.
Cegah malnutrisi pada pasien dan survivor kanker anak
Selama menjalani terapi, pasien kanker anak tetap perlu melakukan penilaian tinggi dan berat tinggi badan sesuai usia, untuk menghitung kebutuhan gizinya. Selain itu perlu dipantau apakah anak masih bisa makan melalui mulut. Jika asupan gizinya kurang dari 60% maka direkomendasikan makan dengan selang.
"Secara umum nutrisi yang dibutuhkan anak kanker adalah gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat sebagai sumber energi, sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral, dan protein cukup untuk mengganti sel-sel yang rusak akibat kemoterapi," papar dr.Ririn.
Pedoman umum pemberian gizi seimbang pada anak dengan kanker adalah konsumsi aneka ragam makanan harian, kebiasaan hidup bersih, selalu beraktivitas fisik atau olahraga, dan rutin timbang berat badan
"Usahakan hindari makanan yang dibakar, makanan olahan, dan makanan yang tidak terjamin kebersihannya. Olahraga sangat mendukung pemenuhan gizi karena bisa membuat anak lebih segar sekaligus meningkatkan nafsu makan," saran dr.Ririn.
Apabila pemberian makanan biasa kurang optimal maka bisa penambahan makanan cair sesuai kebutuhan anak. Libatkan anak-anak dalam proses memasak agar tertarik untuk makan, atau hidangkan makanan dengan tampilan yang menggugah selera.
"Penelitian menunjukkan, intervensi gaya hidup dini melalui pengaturan gizi dan aktivitas penting. Selain untuk menunjang kesembuhan anak dengan kanker, juga untuk mencegah kelebihan berat badan dan penyakit kronis di masa depan pada survivor kanker anak," paparnya. (Nik/OL-09)
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Efek dehidrasi ringan akan semakin terasa jika tubuh tidak terhidrasi selama sekitar tiga jam.
Kualitas fisik seseorang di masa tua sangat bergantung pada tabungan pola hidup yang dibangun sejak masa kanak-kanak hingga dewasa muda.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Ancaman utama dari Virus Nipah terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved