Kamis 22 Oktober 2020, 09:51 WIB

Anggota DPR Minta Seluruh Aspek Vaksinasi Covid-19 Transparan

Anggitondi Martaon | Humaniora
Anggota DPR Minta Seluruh Aspek Vaksinasi Covid-19 Transparan

ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Tim medis menyuntikkan vaksin kepada sejumlah warga dalam simulasi uji coba vaksinasi covid-19 di Puskesmas Abiansemal I, Badung, Bali.

 

PEMERINTAH diminta terbuka menjalankan proses vaksinasi covid-19. Tidak boleh ada satu pun aspek yang ditutup-tutupi.

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher menyampaikan, setidaknya ada beberapa aspek yang harus dibuka ke publik. Pertama, informasi uji klinis vaksin. Hal ini diperlukan untuk meyakinkan masyarakat tentang keamanan vaksin.

"Karena, saat ini, di masyarakat isunya menjadi liar mengenai aman atau tidaknya vaksin ini? Jangan sampai vaksin yang diberikan masih setengah jadi, ini akan membahayakan penduduk, " kata Netty dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10).

Baca juga: Komorbid Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Pasien Covid-19

Selanjutnya, pemerintah harus transparan terkait penggunaan anggaran. Pengadaan vaksin harus akuntabel.

Pemerintah juga harus transparan terkait kelompok yang gratis menerima vaksin dan penentuan harga. Program vaksinasi covid-19 tidak boleh dijadikan lahan bisnis.

"Pengadaan vaksin ini semata-mata untuk melindungi rakyat dari pandemi covid-19 dan bukan untuk dijadikan proyek oleh orang-orang yang punya kepentingan" ungkap dia.

Selain itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR itu meminta pemerintah tetap mengetatkan protokol kesehatan. Jangan sampai rencana vaksinasi ini justru membuat masyarakat abai terhadap protokol kesehatan.

"Penerapan protokol kesehatan tetap harus diperketat, jangan sampai gara-gara euforia vaksin ini kebiasaan 3M dan 3T menjadi ambyar," ujar dia. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Segera Atasi Dampak Bencana Alam di Sejumlah Daerah

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 17:46 WIB
Posko-posko pengungsian, tegas Rerie, harus benar-benar diatur, agar tidak menjadi klaster baru penyebaran...
Ist

HUT MI: Mengeja dan Memaknai Huruf-Hurufnya Sendiri

👤Baharman Hasyim Pedoki 🕔Selasa 19 Januari 2021, 17:09 WIB
Wartawan Media Indonesia (1990-2019), Djajat Sudradjat memaknai keberadaan surat kabar yang lahir 19 Januari 1970 dengan caranya...
MI/Bagus Suryo

Universitas Brawijaya Mitigasi Berbasis Teknologi Sederhana

👤Bagus Suryo 🕔Selasa 19 Januari 2021, 16:20 WIB
PAKAR kebumian dan kebencanaan Universitas Brawijaya, menyatakan solusi bencana yang diperlukan saat ini memadukan mitigasi, pemetaan,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya