Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM sehari, rentetan gempa berkekuatan di atas magnitudo 5,0 melanda Pulau Pagai Selatan di kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, pada Senin (19/10).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun, menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, rentetan gempa signifikan di Pulau Pagai sudah terjadi selama 9 hari terakhir.
"Sejak 10 Okt 2020 sudah terjadi 10 kali gempa signifikan berkekuatan di atas M 5,0 guncang Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai," cuit Daryono di akun Instagramnya.
Sayangnya, Daryono tidak memberikan analisis lebih lanjut lagi mengenai rentetan gempa tersebut. Hanya saja, dalam unggahan foto selanjutnya, Daryono mengungkapkan, pernah terjadi gempa berujung tsunami di Pulau Pagai pada 2010 lalu.
"Mengingat kembali tsunami Pagai 25 Oktober 2010 pukul 21.42 WIB, dipicu gempa dangkal di zona megathrust Mw7,8, menelan korban jiwa 408 orang meninggal dunia," tulisnya kemudian.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya menyatakan, gempabumi yang terjadi di Pulau Pagai Selatan merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
BMKG mencatat, dua gempabumi yang terjadi pada pukul 14.31 dan 14.47 WIB dirasakan di daerah Padang, Painan, Mentawai, Mukomuko II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Kota Bengkulu, Kepahiang, Bengkulu Utara I-II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," sebut Rahmat. (H-2)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Pramono mengatakan perayaan akan digelar di delapan titik bersama Forkopimda, dengan pusat kegiatan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Pemulihan pascabencana dapat berjalan karena kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan disebut saling bahu-membahu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved