Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
TELEHEALTH Seger Waras buatan mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) meraih Juara 1 dalam Kompetensi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan 2020 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Aplikasi itu dibuat oleh mahasiswi Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) angkatan 2017 Ayu Maharani Putri Setyorini dan mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) angkatan 2017 Aisyah P Rahvy. Keduanya tergabung dalam tim bernama Seger Waras Unair.
“Saya background-nya manajemen bisnis, makanya lebih lengkap kalau kerja bareng sama anak FKM yang dari background kesehatan masyarakat. Jadi bisa solve masalah yang ada dari segi kesehatan, dan saya handle di bagian manajemen bisnis dan keuangannya,” ujar Ayu seperti dilansir dari laman Unair.
Seger Waras adalah telehealth penyedia jasa konsultasi pengobatan tradisional terintegrasi yang aman, cepat, dan terjangkau. Dengan aplikasi ini, diharapkan Indonesia akan mencapai target dan tujuan SDGs nomor 3 tersebut. Ayu menjelaskan, aplikasi berbasis pengobatan tradisional-herbal itu menggandeng mitra dari penyehat tradisional (battra), pijat, akupuntur, pengobatan alternatif lainnya dan klinik obat herbal.
"Semoga segala gagasan dan inovasi kami ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ucapnya.
Menurut Ayu, kehadiran aplikasi ini sangat tepat digunakan untuk masyarakat urban yang mendambakan kesehatan di tengah gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat.
Tak heran jika sasaran aplikasi ini ditujukan untuk warga berusia 15-29 tahun yang bermukim di kota besar dengan gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat, seperti workaholic, konsumsi junk food, dan tingkat stres yang tinggi.
“Jika diberikan dana pengembangan oleh Puspresnas Kemendikbud RI tentunya akan mencoba mengembangkan ide telehealth app yang kami rancang,” tutur mahasiswa angkatan tahun 2017 tersebut.
Diakui Ayu, situasi pandemi covid-19 menyebabkan sejumlah kendala dalam perancangan aplikasi ini. Proses diskusi yang serbadaring menjadi salah satu kendala yang dihadapi, selain penyesuaian waktu dengan dosen pembimbing.
Namun, Ayu dan rekannya Aisyah bisa melewati rintangan itu dengan kerja keras dan kemauan keras. Ayu berharap kemenangan ini dapat memotivasi mahasiswa Unair lainnya untuk aktif mengikuti kompetisi, baik di skala regional maupun nasional, dan tidak menjadikan pandemi sebagai alasan pasifnya riset di lingkungan kampus. (H-2)
Di era ekonomi digital saat ini, memeriksa laporan kredit secara rutin juga berfungsi sebagai perlindungan dari pencurian identitas atau penipuan.
Beberapa platform digital juga hadir untuk mendukung dan memudahkan aktivitas olahraga di antaranya ialah Ayo Indonesia, reclub, Runaddicts
Kawasan ini kini memasuki fase mobile saturation, dengan penetrasi perangkat mobile melampaui 100% di hampir semua negara.
Pengecekan pemesanan kamar ke pihak hotel perlu dilakukan untuk menghindari masalah yang dapat terjadi akibat penggunaan aplikasi pemesanan layanan hotel via daring.
GGA menggabungkan mobilitas listrik terjangkau, peluang kepemilikan usaha, dan solusi pengisian daya nasional dalam satu aplikasi.
PEMILIK media sosial X (dulu Twitter), Elon Musk, mengatakan bahwa pihaknya menemukan arsip video untuk aplikasi video pendek Vine, yang diduga telah dihapus.
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Program SMK PK yang diinisiasi Kemendikbud bertujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan SMK, melalui kemitraan dengan dunia usaha dan industri (DUDI).
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan ada sebanyak 260 orang calon peserta digugurkan pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, tingkat SMA
Tahun 2023 menjadi titik puncak kebangkitan perfilman Indonesia. Hal ini ditandai dengan 50 judul film Indonesia yang berhasil melenggang ke 24 festival film internasional.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved