Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Meteorologi BMKG Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) meminta masyarakat dua wilayah Jateng bagian selatan untuk waspada terhadap kemunculan fenomena La Nina. Fenomena tersebut ditandai tingginya curah hujan yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Bahkan, ada potensi juga angin puting beliung dan hujan es.
Pengamat cuaca BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan bahwa fenomena La Nina merupakan gangguan atmosfer global saat suhu muka air laut di Samudra Pasifik lebih dingin jika dibandingkan dengan kondisi normal. Di sisi lain, suhu permukaan air laut di wilayah perairan Indonesia lebih hangat kalau dibandingkan dengan kondisi normal.
"Dengan suhu permukaan air laut yang hangat, maka akan memicu pertumbuhan awan hujan yang lebih tinggi daripada normalnya. Sehingga potensi hujan juga semakin tinggi," jelas Rendi, Minggu (4/10).
Dengan kondisi tersebut, maka dapat memicu adanya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. "Apalagi nanti pada puncak musim penghujan, curah hujan diperkirakan akan semakin lebat. Karena itulah, kami mengimbau kepada masyarakat dan pemkab di wilayah Jateng selatan untuk siap siaga mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana," katanya.
Menurutnya, pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan seperti sekarang juga perlu kewaspadaan adanya puting beliung dan petir. "Pada masa transisi, ada pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi memunculkan puting beliung dan petir," tambahnya. (R-1)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved