Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEKAN Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengungkapkan stok obat covid-19 di Indonesia kini mulai menipis.
"Obat-obat sekarang sudah mulai kosong. Diantaranya actemtra buat orang yang mengalami keadaan yang kita bilang badai sitokin, itu mulai kosong. Kemudian favipiravir susah dicari," kata Ari kepada Media Indonesia, Senin (14/9).
Permasalahan yang kini dihadapi yaitu Indonesia belum mampu memproduksi obat-obatan sendiri. Di sisi lain, banyak negara seperti Amerika Serikat, India, Malaysia, dan Australia juga berlomba-lomba untuk mendapatkan obat tersebut.
Baca juga : Jauhi Stres dan Kelelahan Anggota Keluarga di Masa Pandemi
"Saya sudah wanti-wanti, kalau begini terus siap-siapkan stok obat yang banyak," ucapnya.
Untuk mengatasi kelangkaan obat, Ari menegaskan cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan kasus. Dengan kondisi penambahan 30 ribu - 35 ribu kasus per-10 hari, Ari memprediksi pada Desember mendatang kasus covid-19 akan mencapai angka 500 ribu.
"Intinya batasi jumlah kasus. Jangan utak-atik yang lain. Orang jangan keliaran di jalan. Pemeriksaan juga harus ditingkatkan agar bisa menekan angka penyebaran dan mempercepat penanganan," tandasnya. (OL-7)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved