Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
FEDERASI Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) perlu meningkatkan akurasi pemetaan terhadap pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Sehingga, apapun kebijakan yang akan disusun ke depan dapat memperbaiki pelaksanaan PJJ. Dengan begitu, PJJ lebih tepat sasaran dan efektif.
“Pemerintah harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk skenario terburuk. Mengingat penularan covid-19 cenderung mengkhawatirkan. Penanganannya belum menunjukkan tanda yang menggembirakan,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Fahriza Marta Tanjung dalam konferensi pers, Minggu (13/9).
Baca juga: Cegah Klaster Covid-19, KPAI Minta Guru Dites Usap
Lebih lanjut, dia meminta pemerintah untuk memperpajang batas akhir proses verifikasi dan validasi (verval) data ponsel siswa terkait subsidi kuota internet. Sebab, banyak operator sekolah mengeluhkan inkonsistensi aplikasi terkait entri dan verval data. Alhasil proses tersebut menjadi sangat lamban.
“Kami meminta agar proses entri maupun verval diperpanjang tanpa batas cut off. Karena bisa muncul kendala teknis, seperti HP rusak, HP hilang, ganti HP, hingga ganti nomor. Lalu jaringan yang tidak support,” pungkas Fahriza.
Menurutnya, pemerintah perlu memberikan diskresi kepada sekolah untuk menggunakan gawai bantuan dari pemerintah. Baik melalui BOS Kinerja maupun BOS Afirmasi. Nantinya, itu bisa digunakan siswa yang tidak memiliki gawai. Sehingga subsidi kuota internet lebih tepat sasaran.(OL-11)
Campak lebih menular empat hingga lima kali lipat dibanding covid-19. Karenanya, cakupan imunisasi harus amat tinggi supada ada herd imunity.
Penelitian terbaru mengungkap infeksi flu biasa atau rhinovirus mampu memberi perlindungan jangka pendek terhadap covid-19.
PASCAPANDEMI, penggunaan masker saat ini mungkin sudah tidak menjadi kewajiban. Namun demikian, penggunaan masker nyatanya menjadi salah satu benda penting untuk melindungi diri.
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), meluncurkan Uji Terap Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Jenjang Pendidikan Menengah.
'Karena manusia itu hanya bisa dididik oleh manusia untuk menjadi manusia. Kalau manusia dididik oleh robot maka dia akan jadi robot,'
PERUBAHAN status Universitas Terbuka (UT) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) tidak serta-merta membuat perguruan tinggi tersebut meningkatkan biaya pendidikan.
Dalam jangka pendek, Dekan FEB UP yang baru, Dr Harnovinsah, akan menjalankan program fast track yakni mahasiswa dalam kuliah selama lima tahun mendapatkan dua ijazah S1 dan S2.
GAWAI dan peranti digital semakin masif digunakan anak dan remaja Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved