Minggu 13 September 2020, 13:59 WIB

Program Tani Kota Tangguh Didik Pelajar SMK Ternak Lebah

mediaindonesia.com | Humaniora
Program Tani Kota Tangguh Didik Pelajar SMK Ternak Lebah

Ist
SMK Negeri 63 Pertanian Jakarta memanen madu berkat program Takota (Tani Kota Tangguh).

 

SEKOLAH Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 63 Pertanian Jakarta bersama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta  melaksanakan panen madu untuk pertama kalinya pada Sabtu (12/9). 

Panen madu ini merupakan hasil dari program Tani Kota Tangguh (Takota) kerja sama antara Baznas Bazis DKI Jakarta dengan SMK Negeri 63 Jakarta.

Kepala Sekolah SMK Negeri 63 Jakarta Valentina Purnama Dewi mengatakan bahwa hasil dari panen madu ini nantinya akan diolah menjadi beberapa produk.

"Budidaya lebah ini tidak hanya menghasilkan madu saja, tetapi kami berharap karena di sekolah ini ada jurusan pasca panen itu bisa jadi sabun, kemudian diolah lagi jadi masker, dan produk lainnya," kata Valentina pada keterangan pers, Minggu (13/9).

Valentina mengungkapkan bahwa usaha pengembangan budi daya lebah madu di sekolahnya merupakan hasil kerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta. Baznas Bazis DKI Jakarta menginisiasi program ini dengan membantu semua bibit dari budi daya lebah madu.

"Awalnya Baznas Bazis DKI datang ke sekolah kami, melihat lokasi yang ada di sekolah ini, kemudian Baznas Bazis DKI Jakarta menawarkan apakah jika diberi bantuan lebah madu bisa memanfaatkannya untuk kemaslahatan anak-anak yatim kita, ya akhirnya terjadilah kerja sama antara sekolah dengan Baznas Bazis DKI Jakarta, di mana semua bibitnya dari Baznas Bazis DKI Jakarta," ungkap Valentina.

Untuk tahap pertama ini, Valentina mengatakan ada 40 koloni lebah sumbangan dari Baznas Bazis DKI Jakarta.

Selain membantu bibit, Baznas Bazis DKI Jakarta juga membantu pengelolaan budi daya lebah madu sampai pada produksi madu.

"Jadi tidak hanya memberi koloni lebah, tetapi Baznas Bazis DKI Jakarta juga membantu memanage, merawat, membudidayakan, dan mengolah madu dari lebah madu," jelas Valentina.

Dengah kerja sama pengembangan budi daya lebah madu ini, Valentina berharap sekolahnya bisa menjadi edu wisata pusat pembelajaran madu yang dikelola anak-anak yatim.

Untuk penjualan, Valentina mengatakan bahwa untuk sementara ini pihaknya hanya melayani pembelian secara pre order (PO). 

Sementara itu Ketua Bidang Distribusi Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Jakarta Ahmad Sholeh mengatakan pengembangan budi daya lebah madu ini nantinya akan melibatkan masyarakat di sekitar sekolahan.

"Sehingga program ini benar-benar bermanfaat dan dapat dirasakan juga oleh warga, konsep edu wisata diharapkan nantinya bisa menjadi alternatif melalui petani lebah madu," kata Sholeh.

"Insyaalloh hasil panen lebah madu di SMK 63 Jakarta nantinya untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa,  juga untuk kemandirian siswa sekolah," tambah Sholeh. 

"Program Takota merupakan program pertanian yang melibatkan masyarakat maupun lembaga pendidikan di DKI Jakarta. Konsep edu wisata (wisata pembelajaran bertani madu) ke depan diharapkan bisa terwujud melalui program Takota," ungkap Sholeh.

Untuk di SMK Negeri 63 Jakarta, program Takota ini nantinya akan ada panen raya mulai dari panen madu, jagung, sayur-sayuran. RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Asep Fathulrahman

Polri Putar Balik 32.815 Kendaraan Terindikasi Mudik

👤Widhoroso 🕔Jumat 07 Mei 2021, 23:40 WIB
Polri hingga hari kedua pelaksanaan pelarangan aktivitas pulang ke kampung halaman jelang Lebaran alias mudik 2021, telah memutar balik...
Mediaindonesia.com

Bersiap Gelombang 3, Sebanyak 4.371 Awak Media Tuntas Divaksinasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 07 Mei 2021, 23:25 WIB
Sebanyak 4.371 awak media se-Jabodetabek tuntas mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Balai Kota...
dok.korlantas

2 Hari Penyekatan, Kakorlantas Sebut 32.815 Kendaraan Diputarbalik

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 07 Mei 2021, 23:01 WIB
SELAMA dua hari pelaksanaan peniadaan mudik sejak diberlakukan 6 Mei 2021, Korlantas Polri telah memutarbalik 32.815 kendaraan yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya