Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta Universitas Airlangga menyampaikan secara transparan terkait penelitian obat covid-19 yang dilakukan bersama TNI AD dan Badan Intelijen Nasional.
"Pasti Universitas Airlangga dalam menjalankan test dan uji klisnis dari obat yang dikembangkan telah melalui kaji etik. Karena transparansi publik sangat diperlukan, tentu Universitas Airlangga tidak keberatan untuk menjelaskan bagaimana kaji etik berlangsung dan uji klisnis yang sedang dijalankan," ujar Wiku di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/8).
Dengan penjelasan dari pihak Universitas Airlangga, lanjut dia, pemerintah mungkin akan mendapat masukan positif yang bisa menjadi bahan pertimbangan. Jika memang dikembangkam dengan prosedur yang benar, bukan mustahil obat tersebut akan dikembangkan lebih lanjut hingga nantinya mendapat izin edar.
"Yang pasti, sampai sekarang belum ada izin edar dari BPOM untuk obat tersebut karena masih dalam uji klinis," tuturnya
Wiku menekankan proses uji klinis yang dilaksanakan berbagai pihak harus sesuai standar internasional dan memiliki dua prinsip utama yakni aman dalam arti memberikan perlindungan yang baik serta efektif.(OL-4)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved