Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) tengah mengkaji secara intensif Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terkait pembelajaran di masa pandemi.
"Sedang dikaji intensif lintas kementrian teekait. Dalam waktu dekat akan ada release bersama. Kemenag telah melakukan banyak hal untuk mengantisipasi dan merespon realitas pandemi ini. Seperti pembelajaran e-learning, kuota murah dan lain-lain, " kata Plt Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag, Kamarudin Amin menjawab Media Indonesia , Jumat ( 7/8).
Seperti diketahui SKB 4 Menteri masing masing Menkes, Mendikbud, Menag, dan Mendagri sebagai panduan pelaksanaan pendidikan di daerah merupakan panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran baru di masa pandemi COVID-19.
SKB ini berlaku bagi satuan pendidikan formal, dari jenjang pendidikan tinggi sampai pendidikan usia dini dan pendidikan non-formal. SKB ini telah diluncurkan pada Juni lalu.
Baca juga: Mendikbud Apresiasi Kreativitas Guru dalam Pelaksanaan PJJ
Menurut Kamaruddin Amin pelaksanaan SKB tersebut dilingkungan Kemenag berjalan baik kendati ia mengakui banyak keluhan dari masyarakat terkait kelemahan pembelajaran secara dalam jaringan (daring) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).
"Alhamdulilla berjalan baik. Hanya saja ada keluhan dari masyarakat yang merasakan sejumlah kelemahan dari pembelajaran daring sehingga menginginkan dibukanya sekolah madrasah agar mereka bisa belajar seperti biasa. Realitas inilah yang dikaji bersama sebagai evaluasi terhadap SKB 4 menteri yang hanya membolehkan di zona hijau saja," ungkap Kamarudin.
Saat ditanya keluhan apa saja yang.masuk di Kemenag, menurut Kamarudin, antara lain dari orang tua yang harus membantu putra-putrinya belajar, kekurangan kuota internet,masalah akses atau jaringan, kejenuhan dan lain-lain.
Dia mengingatkan jika ada kesepakatan madrasah dan sekolah mau dibuka secara tatap muka penerapan protokol kesehatan adalah keharusan.
"Sekolah atau madrasah yang akan diizinkan buka tatap muka hanyalah yang dapat menjalankan protokol kesehatan secara ketat, " pungkas Kamarudin. (A-2)
Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra.
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Persampahan merupakan salah satu tantangan utama dalam pembangunan daerah. Permasalahan ini berdampak luas, mulai dari pencemaran lingkungan, kesehatan, hingga aspek sosial dan ekonomi.
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan mendukung Kemendagri mengalokasikan anggaran sebesar Rp59,25 triliun untuk pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra.
Regulasi yang ditetapkan pada 17 Desember 2025 ini bertujuan untuk memperkuat aspek kelembagaan BPBD di seluruh Indonesia dalam menghadapi ancaman bencana yang kian kompleks.
Pemilu tidak semata-mata soal menang atau kalahnya partai politik, melainkan juga menentukan sistem kehidupan berbangsa, termasuk arah kebijakan ekonomi nasional.
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved