Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

7 Nutrisi Penting untuk Jaga Imun si Kecil

(Ifa/H-2)
22/7/2020 05:30
7 Nutrisi Penting untuk Jaga Imun si Kecil
ASUPAN GIZI ANAK: Mengonsumsi makanan seperti telur, daging, ikan, dan susu yang mengandung protein tinggi diperlukan untuk menjaga imun(123RF)

SISTEM imun pada anak penting diperhatikan, terlebih saat masa pandemi seperti sekarang. Dokter spesialis anak Prof Dr dr Zakiudin Munasir mengungkapkan tujuh nutrisi penting untuk
menguatkan sel imun mereka.

 “Yang pertama ialah protein karena anak yang kekurangan protein akan memiliki gangguan imun. Protein bisa didapatkan dari mengonsumsi makanan makanan seperti telur, daging, ikan, dan susu,” ucap konsultanalergi dan imunologi anak dari FKUI-RSCM itu dalam webinarbertajuk Shaping Child Immunity During Covid-19 Pandemic, kemarin.

Selanjutnya, sambung Zaki, nutrisi penting kedua ialah vitamin A yang berfungsi sebagai antioksidan. “Tidak kuat, tapi penting terutama dalam produksi sitokin, ekspresi-ekspresi untuk mengaktifkan sel-sel imun,” jelasnya

Lalu, ada vitamin B yang sangat penting sebagai sistesis DNA sel-sel imun. Di samping itu, vitamin E juga berperan sebagai antioksidan dan mitogen. “Yang sekarang lagi tren ialah peran vitamin D. Apalagi dalam masa covid-19,” lanjut Zaki.

Ia menjelaskan bahwa covid-19 menyerang tubuh kita dan terutama yang menyebabkan kerusakan ialah reaksi infl amasinya. Hal ini, jelasnya, disebabkan reaksi infl amasi yang tidak terkontrol terutama pada pasienpasien yang mengalami defi siensi (kekurangan) vitamin D.

“Pasien-pasien yang fatal kena covid-19 itu vitamin D-nya rendah sekali. Vitamin D itu sebetulnya immunemodulator yang kuat juga,” ujarnya. Tak kalah penting, kata Zaki, ialah vitamin C sebab kekurangan vitamin C berakibat pada gangguan pembunuhan bakteri dan membuat anak jadi gampang sakit-sakitan. “Kekurangan vitamin C mudah mengalami infeksi,” jelasnya.

Nutrisi penting ketujuh, jelas Zaki, ialah mineral zinc (seng) yang sangat penting dalam tingkat molekular maupun seluler. Kekurangan mineral zinc yang ringan pun, katanya, akan berpengaruh
terhadap mediatormediator yang penting untuk reaksi imun. “Yang paling penting juga menjaga barrier fi sik pada kulit,” jelasnya. (Ifa/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya