Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Kemahasiswaan Universitas Indonesia (Ditmawa UI) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UI dan Komunitas Depok24Jam kembali melaksanakan Aksi Bakti Negeri Tahap 2.
Pada aksi ini diserahkan paket bantuan sembako kepada warga di sekitar UI yang terdampak pandemi covid-19.
"Total sembako yang dibagikan semenjak bulan Mei 2020 sebanyak 1.100 paket," kata Direktur Kemahasiswaan UI Devie Rahmawati, seperti dilansir keterangan resmi, Jumat (17/7).
Paket sembako diteruskan oleh Tim Ditmawa UI dan Komunitas Depok24Jam kepada warga Desa Raga Jaya Bojong, Kampung Parakan Jati, Bedahan Sawangan, Kampung Lio di Depok.
Paket tersebut berisi kebutuhan pokok berupa beras 5 kg, gula, minyak goreng 2 liter, tepung terigu, ikan dalam kemasan kaleng, kopi, garam, dan mie instan.
"Proses penyaluran paket bantuan yang kami lakukan pada awal Juli 2020 ini melibatkan mahasiswa UI yang tergabung dalam Paguyuban Papua dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM): Suara Mahasiswa (SUMA), Geradasi Warna, basket, Mada Bahana, hockey, serta UKM Liga Tari," ujar Devie.
Lebih lanjut, Devie mengatakan bahwa Aksi Bakti Negeri tidak hanya berupa pembagian sembako, namun selalu disertai dengan aksi sosial berupa edukasi program adaptasi kebiasaan baru.
"Mahasiswa yang turun memberikan edukasi tentang protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru seperti pembekalan cara mencuci tangan yang baik dan benar; PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat); pentingnya menggunakan masker; implementasi physical distancing, serta dialog interaktif untuk mendengar beberapa keluhan dan harapan yang dimiliki masyarakat daerah setempat yang terdampak oleh pandemi tersebut," ujarnya.
Baca juga: Kemendikbud Fasilitasi Mahasiswa Asing Pulang ke Negaranya
Profil para penerima di antaranya ialah warga Depok yang berprofesi sebagai pemulung, petugas kebersihan ( cleaning service) gedung dan jalanan, petugas keamanan (satpam), ojek online, komunitas anak punk, Laskar Berani
Hijrah, ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dan juga anak-anak yatim, janda dan orang-orang tua yang tidak mampu secara ekonomi.
"Senang bisa mendapat kesempatan berbagi dengan masyarakat di Depok, yang selama ini belum tersentuh bantuan sosial di saat pandemi. Kami sadar, sebagai mahasiswa UI, sudah seyogyanya, kami juga hadir bersama-sama masyarakat, untuk memberikan dukungan bantuan dan juga moral, agar masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi bencana wabah ini," ujar Hani, dari UKM Suara Mahasiswa (SUMA).
Perwakilan UKM Geradasi Warna mengaku senang sekali bisa merasakan turun ke jalan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat, yang dalam kondisi tanpa pandemi sekalipun sudah termarjinalkan.
"Kami sebagai UKM, sangat ingin untuk terus membantu pemerintah mendampingi masyarakat dengan kapasitas kami melalui sosialisasi protokol dan juga menjadi sahabat, yang menjadi pendengar kepenatan warga," kata Mayke Ruth Loyali, perwakilan UKM Geradasi Warna. (A-2)
Kombinasi kunjungan kampus dan industri ini bertujuan agar siswa memiliki bekal etika dasar saat nantinya aktif berorganisasi maupun memasuki dunia kerja.
UI menyerahkan beasiswa 1,4 miliar rupiah bagi 159 mahasiswa. Dana ini bersumber dari pengelolaan Dana Abado yang didukung oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC)
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved