Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dunia vaksin dikenal tiga tahap pengujian klinis sebelum vaksin dapat diberikan secara luas kepada publik. Tahap I ialah saat vaksin di berikan kepada sejumlah kecil orang untuk menguji keamanan dan dosisnya demi memastikan calon vaksin dapat merangsang sistem kekebalan tubuh.
Tahap II ialah ketika vaksin diujicobakan terhadap ratusan relawan dari berbagai kelompok usia. Adapun tahap III yakni saat vaksin diberikan terhadap ribuan relawan untuk menentukan apakah vaksin mampu melindungi setiap warga terhadap infeksi virus.
Dalam pengujian vaksin covid-19, Tim Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad) tengah memasuki uji coba klinis tahap III. Ketua Tim Ahli Pengujian Vaksin Covid-19 FK Unpad, Kusnandi Rusmil, menegaskan hal itu saat dimintai konfirmasi di Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/7).
Kusnandi menambahkan, vaksin yang diujicobakan tersebut merupakan produksi Sinovach Biotech, perusahaan asal Tiongkok. Sebelumnya, vaksin tersebut telah lolos dalam uji coba fase I dan II yang semuanya dilakukan di ‘Negeri Tirai Bambu’.
“Fase I sudah selesai. Berdasarkan laporan, fase II hampir selesai,” ucapnya. Dengan demikian, tambah dia, pengetesan yang akan dilakukan Tim FK Unpad merupakan fase lanjutan alias fase III untuk lebih memastikan apakah ramuan tersebut berhasil atau tidak. Dasar pertimbangan Tim FK Unpad untuk langsung masuk ke tahap III, menurut Kusnandi, ialah untuk mempersingkat waktu.
“Kalau kita produksi vaksin sendiri, berarti harus melewati uji coba fase I dan II. Itu akan me makan waktu yang lebih la ma lagi,” ujarnya.
Uji coba fase III terhadap vaksin yang berasal dari virus yang sudah dimatikan itu pun, menurut dia, bisa memakan waktu sekitar sembilan bulan.
“Jadi, kalau kita produksi vaksin sendiri, akan makan waktu lebih banyak lagi, sedangkan kita kan ingin vaksin covid-19 ini segera ditemukan,” ujarnya.
Pada fase III tersebut, masih menurut Kusnandi, vaksin akan diujicobakan kepada 1.820 relawan. “Subjeknya su dah ada. Kami sudah punya wilayah-wilayah dalam pengambilan sampel setiap uji coba,” kata Kusnandi.
Subjek yang akan menjalani uji coba itu merupakan orangorang yang layak dari sisi kesehatan. “Sebelum menjalani uji coba, orang-orang itu akan diperiksa darahnya untuk me mastikan dia sehat atau tidak,” tukasnya.
Untuk melaksanakan uji klinis tahap III tersebut, Tim FK Unpad yang terdiri atas 30 lebih tim ahli telah mengajukan rencana kerja kepada Komite Etik. Jika rencana kerja itu disetujui Komite Etik dari Litbangkes, mereka akan langsung mengujicobakan vaksin tersebut kepada 1.820 orang. (BY/X-6)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved